Fast & Furious 6 (2013)

Jah: Vegh, hantam mereka!

Image

Directed By: Justin Lin

Cast: Vin Diesel, Dwayne Johnson, Paul Walker, Luke Evans, Michelle Rodriguez, Gina Carano, Gal Gadot, Sung Kang, Ludacris, Tyrese Gibson, Joe Taslim, Elsa Pataky, Jordana Brewster

Synopsis:

Setelah berhasil merampok 100 juta dollar di Rio, Dom dan semua anggota timnya hidup tenang dengan bagiannya masing- masing. Namun kedamaian tersebut terusik ketika Hobbs menghampiri Dom dan meminta bantuannya untuk meringkus komplotan perampok yang memiliki skill menyetir yang sangat tinggi. Awalnya Dom tidak tertarik, namun mengetahui bahwa mantan kekasihnya yang dikira sudah tewas, Letty, ternyata masih hidup dan ikut ambil bagian di sana, Dom terpaksa harus memanggil seluruh krunya dan membantu Hobbs meringkus komplotan yang dipimpin oleh seorang mantan tentara bernama Owen Shaw.

Review:

Image

Di samping Iron Man 3 dan Man Of Steel sepertinya ada satu film summer lagi yang kerap menjadi bahan perbincangan di Indonesia. Film tersebut adalah installment kelima dari aksi balap- balapan pembalap jalanan asal LA, The Fast and The Furious. Pasalnya film tersebut turut diperkuat oleh salah satu aktor Indonesia yang mulai dilirik publik internasional ketika turut membintangi filmĀ  The Raid tahun lalu. Ya, dia adalah Joe Taslim. Bahkan nama JT lebih menarik perhatian dibandingkan nama- nama pemeran utamanya seperti trio Diesel, Walker, dan Johnson. I mean, itu di Indonesia maksudnya.

Sebagai kiprah perdana di perfilman Hollywood, JT bermain cukup baik. Meskipun hanya sebagai henchman, namun karakternya dibuat cukup menarik. Dirinya beruntung memiliki wajah etnis Tiong Hoa, sehingga untuk masuk ke industri Hollywood masih lebih mudah jika dibandingkan memiliki wajah melayu. You know, di Hollywood wajah Tiong Hoa bisa berperan menjadi orang Jepang, Cina, dan negara- negara Asia Timur lainnya yang lebih sering dibuatkan karakternya di sebuah film dibandingkan orang Melayu. Lebih hebatnya lagi di sini karakter Jah sepertinya digambarkan sebagai orang Indonesia, mengingat dirinya sempat mengucapkan kalimat berbahasa Indonesia. Well, I give you a credit for that Justin Lin.

Image

Aktor- aktris pemeran lainnya cukup baik. Mereka cukup berperan sesuai porsinya masing- masing. Diesel berperan sebagai pimpinan kelompok yang karismatik. Walker sekali lagi membuktikan dirinya masih cukup eksis karena memiliki andil di franchise film besar. Johnson yang keliatan lebih enjoy berakting dibandingkan filmnya yang juga sedang beredar, Snitch. Duet Ludacris dan Gibson cukup bagus memberikan sisi komedi di film ini. Kang yang sepertinya makin menunjukkan peningkatan (yang tidak signifikan) dalam berakting. Brewster yang terlihat semakin tua dan tidak semenarik dulu lagi. Evans juga cukup bisa tampil sebagai sosok antagonis yang cukup menyebalkan. Gadot, Carano, dan Pataky yang cukup memberikan kesejukan di mata. Yang cukup terlihat meningkat adalah kemampuan akting Rodriguez di sini.

Untuk segi adegan aksi cukup menegangkan. Hampir semua adegan aksi yang ditampilkan cukup seru. Meskipun hampir semua sudah ditunjukan secara sekilas di trailernya namun masih tetap mampu menjaga intensitas ketegangan. Justin Lin sebagai sutradara juga cukup bisa memberikan sebuah breakthrough dari franchise yang melahirkan trend modifikasi mobil dan neon di kolong mobil ini. Setelah kegagalannya menyutradarai seri ketiganya, Lin cukup beruntung masih dipercayai melanjutkan seri ke-4 yang ternyata dinilai positif berbagai macam pihak. Selain dikarenakan waktu itu bisa membawa kembali pemeran- pemeran utamanya, film ke-4 dianggap memiliki peningkatan yang cukup dalam hal cerita dan action. Di film ke-5 nya pun, Lin cukup pintar memilih skrip yang awalnya diperuntukkan untuk sekuel Italian Job, Brazilian Job. Sehingga menjadikan film tersebut perpaduan antara street racing dengan Ocean’s Eleven. Dan di film ke-6 ini, Lin sudah memepersiapkan beberapa kejuatan dan twist yang “Alhamdulillah yah. Sesuatu banget” kalau kata Syahrini.

Image

Namun untuk film keenamnya ini dari segi cerita cukup kedodoran di awal. Tempo terasa sangat lambat di awal sehingga cukup membuat jenuh. Namun semua terbayarkan dengan aksi seru kebut- kebutan ditambah dengan martial art fighting dari JT dan Carano.

Meskipun begitu, film ini cukup menjaga kontinuitas sebuah franchise. Satu lagi nilai jual Fast and Furious. Di mana semua seri saling terkoneksi. Seperti halnya film ini yang setidaknya memiliki keterikatan langsung dengan seri 3,4, dan 5. Dengan cerdik Lin menyulap seri ketiga yang dinilai sangat worthless menjadi cukup memiliki arti. Jadi buat yang ingin nonton, sebaiknya sebelumnya nonton dulu seri 1 sampai 5 nya biar lebih “nendang”. Hal positif lainnya yang membuat film ini cukup menarik adalah interaksi antar karakter protagonisnya yang terlihat natural dan dikembangkan cukup baik.

Well, at the end, film ini sangat saya rekomendasikan. Selain dikarenakan faktor JT nya, film ini cukup menghibur. Dan jangan beranjak dari kursi, karena Justin Lin mempersiapkan adegan yang cukup menggelitik rasa penasaran kita akan sekuelnya nanti. So…. Ride or Die!

Rating:

8.5/10

About these ads

4 thoughts on “Fast & Furious 6 (2013)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s