Star Trek Into Darkness (2013)

Khan: No ship should go down without her captain.

Image

Directed By: J.J. Abrams

Cast: Chris Pine, Zachary Quinto, Benedict Cumberbatch, Zoe Saldana, Karl Urban, Simon Pegg, Anton Yelchin, John Cho, Alice Eve, Peter Weller, Bruce Greenwood

Synopsis:

Setelah markas Starfleet diserang oleh seorang teroris, USS Enterprise, yang dikomandoi oleh Captain James T. Kirk ditugasi untuk memburu dan membunuh teroris yang diketahui bernama Khan tersebut. Dengan dibantu oleh para awak kapal yang diantaranya ada Spock, Uhura, Bones, Sulu, dan Carol, Kirk menuju planet Cronos tempat di mana Khan bersembunyi. Ternyata tanpa diketahui dibalik penyerangan tersebut tersimpan sebuah konspirasi tinggi yang melibatkan Khan. Kali ini mau tidak mau Kirk harus bekerjasama dengan Khan untuk melawan musuh yang sama.

Review:

Image

Di jagad per-sain fiksien-an terdapat 2 kubu yang sama- sama kuat dan memilik franchise favorit yang cukup fenomenal. Yaitu Star Wars dan Star Trek. Jika yang satu hanya disebut Star Wars Fans, yang satu lagi menggunakan julukan Trekkies. Perseturuan di antara keduanya memang sudah cukup terkenal di industri hiburan. Bahkan tidak jarang saya pribadi mendengar pembelaan dari teman- teman yang berasal dari masing- masing kubu. Dan tidak jarang menjelek- jelekkan kubu lainnya. Bagi saya pribadi yang berada di kubu netral hanya memandang perbedaan kedua franchise tersebut dari genre yang dibawanya. Jika Star Wars menggunakan pameran aksi laga berbalut special effect, Star Trek menggunakan pendekatan fiksi ilmiah yang lebih bisa dipahami kaum sci-fi geek ataupun para trekkies itu sendiri.

Perbedaan inilah yang menjadi dasar penciptaan reebotnya dulu. Oke, mungkin banyak yang kurang setuju dengan istilah reboot. Banyak trekkies yang lebih prefer menyebut ini sebagai sebuah alternate universe dari original franchisenya. Bagi yang sering mengikuti komik- komik US mungkin sudah tidak asing lagi dengan hal ini. Namun di review ini saya akan tetap menggunakan istilah reboot.

Image

Bisa dikatakan dalam dunia pe-reboot-an, Star Trek merupakan salah satu yang berhasil. Why? Karena reboot tersebut mampu menjaring fans- fans baru yang mungkin tadinya anti atau merasa versi originalnya terlalu berat. Tidak jarang trekkie- trekkie baru tersebut menyukai versi Abrams namun tidak suka dengan versi originalnya. Apa sih yang membuat reboot ini sukses? Penggabungan antara unsur elemen aksi seru, joke ringan, serta aktor- aktor baru merupakan inti kekuatannya.

Sama halnya dengan The Dark Knight Returns. Jauh sebelum filmnya dirilis, para fans sudah mampu menebak twist yang disimpan sang sineas. Jika Nolan dan Cotillard sempat menipu para fans dengan pengakuan palsu, Abrams tidak mau melakukan hal yang sama. Salah satu hal yang saya salut dari Abrams. Despite menipu para fans yang sudah mampu menebak, Abrams memasang nama Khan sebagai karakter yang dimainkan oleh Cumberbatch. Satu hal yang saya yakini merupakan twist yang disiapkan di awal. Mengingat di awal film nama karakter yang dipakai adalah John Harrison.

Dari segi plot cerita, film ini mampu membangun ketegangan dengan apik. Spesial efek juga bekerja dengan baik. Balutan 3D yang disajikan cukup berkesan. Depth dan Pop Up nya terasa di beberapa adegan. Sama halnya dengan film- film reboot lainnya, beberapa tribute dari versi originalnya sudah disiapkan. Di antaranya adalah kemunculan bangsa Klingon. Sehubungan dengan kemunculan ras alien ikonik tersebut, saya cukup memberikan acungan jempol bagi tim disain karakternya.

Image

Dari sisi cast, hampir semua cast mampu membawakan karakternya dengan baik. Pine di sini membuktikan dirinya tidak hanya menjual fisiknya saja. Quinto yang sekali lagi membuktikan dirinya dirinya masih eksis di dunia layar perak. Pegg, Urban, Saldana, Eve, Yelchin, Cho, dan Greenwood cukup menjalankan tugasnya dengan baik. Penampilan aktor lawas pemeran Robocop, Peter Weller juga cukup apik. Ditambah dengan cameo Leonard Nimoy, sang Spock dari versi originalnya menambah kesan tersendiri untuk para fans. Dan yang paling menarik memang adalah akting Cumberbatch sebagai Khan. Untuk memerankan karakter antagonis ikonik tersebut, Cumberbatch sudah cukup baik. Akting baik dari intonasi, tatapan mata, maupun gesture tubuh sudah mewakili sosok seorang bad-ass motherf**er with brains.

Untuk sebuah bagian dari sebuah franchise, Star Trek Into Darkness sudah cukup menjalankan fungsi- fungsinya dengan baik. Bromance antara Kirk dan Spock yang dibangun secara sempurna di seri pertamanya kini semakin digali. Namun sisi negatifnya membuat karakter- karakter pendukung lainnya terasa benar- benar sekedar tempelan belaka. But it’s okay. Semua itu terbayarkan dengan gambaran Khan yang nyaris dibawakan sempurna oleh Mas Sherlock Holmes.

Overall, Star Trek Into Darkness menjadi satu kemasan sempurna akan terobosan baru sebuah franchise legendaris. Menambahkan unsur- unsur marketable baru tanpa mengurangi esensi- esensi yang menjadi trademark seri orginalnya. It’s a good way to reboot a legendary franchise.

Rating:

9/10

2 thoughts on “Star Trek Into Darkness (2013)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s