Red 2 (2013)

Han: Karma’s a bitch, huh Frank!

Image

Directed By: Dean Parisot

Cast: Bruce Willis, John Malkovich, Helen Mirren, Mary- Louise Parker, Anthony Hopkins, Brian Cox, Catherine Zeta- Jones, Byung- Hun Lee, Neal McDonough, David Thewlis

Synopsis:

Frank Moses (Bruce Willis) ingin menikmati masa pensiunnya bersama sang kekasih, Sarah (Mary- Louise Parker). Namun sang sahabat, Marvin (John Malkovich) mencoba untuk memperingatkan bahwa mereka berdua sedang diburu oleh agen- agen pemerintah seluruh dunia karena diduga memiliki keterlibatan terhadap sebuah proyek senjata massal dengan kode sandi Nightshade.

Untuk itu mereka harus bekerja sama dengan pembunuh dari MI6, Victoria (Helen Mirren), Agen KGB Ivan (Brian Cox) serta spionase militer Russia, Katja (Catherine Zeta- Jones) untuk mencari sang pencipta Nightshade, Dr. Edward Bailey (Anthony Hopkins). Di saat yang sama mereka juga harus menghindari kejaran seorang pembunuh bayaran Han (Byung- Hun Lee) dan seorang agen pemerintah Jack Horton (Neal McDonough).

Review:

Image

Bagi penonton awam mungkin hanya mengenal film- film yang diangkat dari sebuah komik adalah yang berhubungan dengan seorang costumed vigilante atau pahlawan super. Ini tidak salah, mengingat memang sebagian besar komik mengisahkan kepahlawanan seseorang yang memiliki kemampuan di atas kemampuan manusia biasa dan niat untuk membasmi kejahatan dengan memakai atribut yang menjadi trademark -nya. Sebut saja semacam Batman, Superman, Iron Man, Spider-Man, Hellboy, maupun Kick- Ass.

Namun sebenarnya adajuga komik- komik yang tidak memiliki template semacam itu. Bahkan beberapa di antaranya sudah diangkat menjadi sebuah film. Film- film semacam The Losers, Road To Perdition, A History of Violence, Virus, From Hell, serta sebuah buddy- cop movie yang akan datang, 2 Guns merupakan adaptasi sebuah komik. Begitu juga dengan film Red yang menjadi sebuah Sleeper Hit di tahun 2010. Meskipun tidak persis sama, namun jalan cerita Red didasari oleh sebuah komik miniseri keluaran Homage Comics. FYI, Homage Comics adalah sub division dari sebuah anak perusahaan milik DC Comics yang bernama Wildstorm Comics.

Image

Meskipun merupakan sebuah sekuel sebuah comic-based movie, namun Red 2 menggunakan naskah asli hasil karya duet Jon Hoeber dan Erich Hoeber. Dua kakak beradik ini sekali lagi mampu membuat sebuah skrip yang cukup cerdas dengan mengambil tema- tema spy war ala era cold war yang menjadi ciri khas film pertamanya. Namun yang cukup disayangkan adalah memunculkan karakter- karakter baru yang berusia muda. I mean, bukan berarti saya tidak menyukai Catherine Zeta- Jones atau Byung Hun- Lee. Namun selain mengangkat isu spy war tema dari Red franchise yang sudah berhasil dibangun dengan baik di predesornya adalah tentang sekelompok agen rahasia tua yang harus kembali beraksi. Oke, memang ada Karl Urban di film pertamanya yang memerankan karakter cukup penting, namun menurut saya pribadi Byung Hun- Lee kurang cocok memerankan seorang assassin yang diceritakan merupakan mantan agen rahasia Korea dan pernah bekerjasama dengan Frank Moses. Seharusnya bisa dicari aktor Asia yang lebih tua, minimal berusia 50 tahunan. Jet Li, maybe? or Chow Yun- Fat?

Selain itu yang cukup disayangkan adalah sepertinya karakter Marvin di sini kurang begitu menjadi scene stealer seperti yang diperlihatkan di prekuelnya. Karakternya kurang “gila”.

Image

Namun terlepas kekurang cocokan yang seperti saya sebut di atas, kolaborasi antara aktor- aktris lintas generasinya sudah cukup baik. Meskipun sudah memiliki usia yang tua namun adegan- adegan aksi masih mampu dilakukan dengan baik. Masing- masing karakter berhasil dibangun dengan baik oleh penampilan bintang- bintangnya. Dan menurut saya semua karakter mampu dibangun dengan sempurna oleh para pemerannya. Bruce Willis mampu memerankan John McClane versi lembut. Helen Mirren yang bisa membawakan karakter Victoria yang sweet sekaligus deadly. John Malkovich untuk karakter Marvin yang gendeng. Brian Cox sebagai pujangga cinta asal Rusia. Catherine Zeta- Jones yang berhasil membawakan peran Katja menjadi seorang mata- mata cantik sekaligus deceiving. Anthony Hopkins yang berakting secara brilian memerankan karakter seorang ilmuwan gila. Begitu juga dengan Byung Hun- Lee yang menambahkan unsur martial art di film ini.

Untuk formula aksi komedinya sudah cukup baik namun masih belum mampu menyamai predesornya. Hoeber bersaudara cukup berhasil menampilkan adegan seru serta konyol yang bisa mengocok perut penonton. Namun yang sangat sangat disayangkan adalah editing yang sangat buruk.

Image

So, secara overall, Red 2 merupakan sajian yang lumayan untuk disaksikan meskipun tidak terlalu spesial. Meskipun tidak bisa dikatakan buruk, namun sepertinya sekuel ini akan begitu mudah dilupakan. Dan semua hal buruk yang menurunkan kualitas film ini merupakan hasil dari kerja Dean Parisot sebagai sutradara dan Don Zimmerman sebagai editor. (dnf)

Rating:

7/10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s