Kick- Ass 2 (2013)

Mindy Macready: Act like a bitch, get slapped like a bitch!

Image

Directed By: Jeff Wadlow

Cast: Aaron Taylor- Johnson, Chloe Grace Moretz, Christopher Mintz- Plasse, Jim Carrey, Morris Chestnut, John Leguizamo, Yancy Butler, Clark Duke, Augustus Prew, Donald Faison, Claudia Lee, Lyndsy Fonseca, Garrett M. Brown, Lindy Booth

Synopsis:

Setelah berhasil membunuh Frank D’amico di film pertama, Kick- Ass (Aaron Taylor Johnson) dan Hit- Girl (Chloe Grace Moretz) kembali ke kehidupannya masing- masing sebagai Dave Liezewski dan Mindy Macready. Dave mencoba membentuk dirinya menjadi superhero hebat layaknya Mindy, sementara Mindy yang kali ini diasuh oleh mantan rekan ayahnya, Detective Marcus Williams (Morris Chestnut), harus belajar bagaimana menjadi seorang gadis normal seusianya.

Kick- Ass yang merasa ditinggalkan partner nya tersebut kemudian bergabung dengan aliansi superhero bentukan Colonel Star and Stripes (Jim Carrey) yang bernama Justice Forever. Tanpa diduga ternyata Kick- Ass, Hit- Girl, dan Justice Forever harus kembali lagi berhadapan dengan Red Mist yang kali ini telah merubah jati dirinya menjadi The Motherfucker dan merekrut pembunuh- pembunuh terlatih untuk dijadikan supervillain yang akan membalaskan dendam atas kematian ayahnya.

Review:

Image

Nama Mark Millar sudah tidak asing lagi di industri komik Amerika. Dialah otak di balik event besar Marvel berjudul Civil War. Selain itu dia juga memberikan beberapa story yang cukup terkenal untuk DC Comics. Superman: Red Son dan Last Son of Krypton.

Belakangan ini, pria berkebangsaan Scotlandia ini cukup dikenal dengan line Millarworld- nya. Millarworld adalah proyek komik dengan karakter- karakter original yang diciptakan olehnya sediri dengan cerita yang fresh serta out of the box. Seri- seri yang cukup terkenal dari Millarworld adalah Wanted, Kick- Ass, Chosen, The Unfunnies, War Heroes, Nemesis, Secret Service, dan Superior. Ciri khas Millar dalam membuat karyanya adalah memberikan sentuhan- sentuhan yang cukup mencengangkan bahkan bisa dikatakan kontroversial. Seperti Wanted yang (dalam versi komik) menceritakan sekumpulan supervillain melawan supervillain lain, Kick- Ass menampilkan karakter antihero gadis berusia 10 tahun haus darah, dan Chosen yang di kemudian hari berganti judul menjadi American Jesus Volume 1: Chosen disebutnya sebagai sekuel dari The Holy Bible.

Image

Ketika diangkat ke layar perak pun, karya- karya Millar mendapatkan sambutan dan respon yang cukup positif. Baik dari fansnya maupun dari penonton awam. Meskipun biasanya karya- karyanya mengalami perubahan cukup signifikan seperti yang terjadi dalam Wanted. Namun meskipun mendapatkan perubahan di sana- sini ketika difilmkan, Kick- Ass ternyata juga berhasil menjadi sebuah sleeper hit di tahun 2010 lalu. Bahkan digadang- gadang menjadikan sebuah trendsetter tersendiri untuk sebuah Superhero Movie. Selain tentu saja melejitkan nama salah satu pemainnya, Chloe Grace Moretz.

Sebagai sebuah film sekuel, sudah barang tentu ekspektasi yang ditaruh pun sangat besar. Apalagi mengingat lamanya persiapan produksi film ini, yang di antaranya dikarenakan ingin menamatkan 2 judul buku yang kelak menjadi base story untuk film ini: Kick- Ass 2 dan spin- off Hit- Girl.

Image

Namun ternyata hasil akhirnya kurang bisa membawa aura sadis yang terkandung kental di dalam bukunya. Sepertinya sang sutradara pengganti Jeff Ludlow setengah- setengah dalam menghadirkan nuansa buku ke dalam layar. Beda dengan Matthew Vaughn yang terlihat cukup paham dan piawai. Salah satu hal yang saya maksud adalah karakteristik Hit- Girl yang di prekuel dan bukunya digambarkan menjadi seorang antihero dengan sarcastic one- liner-nya, di sini kurang tergambar dengan baik. Karakter paling favorit di franchise ini menjadi jarang mengeluarkan joke- joke lucu saat sedang membabat habis musuhnya. Bahkan terlihat di beberapa fighting scene, dia membiarkan beberapa lawan masih hidup. Beda dengan yang tergambar di komik maupun seri pertamanya.

Untuk karakter Chris D’amico saya masih bisa memaklumi. Karena sifat serta penggambaran karakter yang dituangkan di film pertamanya berbeda dengan yang digambarkan di komiknya. Sehingga secara kontinuitas film masih bisa tolerable.

Image

Beberapa adegan yang menarik justru dihilangkan dari versi komiknya. Memang, berbeda dengan prekuelnya yang hanya berdasarkan satu buku saja, film ini didasari 2 buku berbeda. Tentu saja demi masalah durasi beberapa scene terpaksa harus dibuang atau diganti. Saya sangat menyayangkan scene latihan Chris yang memarodikan film Batman Begins diganti dengan Chris menyewa bintang MMA, Chuck Lidell, untuk melatihnya. Padahal di dalam komiknya, scene latihan ala Batman Begins itu merupakan salah satu adegan yang menarik dan kocak.

Perubahan- perubahan yang dilakukanpun ada yang dirasakan cukup mengganggu ada yang masih bisa diterima. Seperti adegan klimaks yang seharusnya sangat epik berlokasi di Time Square malah diganti menjadi headquarter-nya The Motherfucker.

Image

Untuk segi akting, seluruh pemain utama sudah membawakan perannya dengan baik dan terasa lebih natural. Akting Taylor- Johnson, Mintz- Plasse, dan Moretz terasa lebih dewasa dan makin meningkat. Mintz- Plasse bisa membawakan peran Chris D’amico dengan kocak dan lucu. Dengan tampilan dan potongan berbeda dari film pertamanya, aktor muda ini bisa merepresentasikan perubahan karakter yang dialami oleh sang antagonis utama. Bahkan menurut saya, karakter Chris di film lebih menarik dibanding di komiknya. Lalu Chloe Moretz yang semakin cantik dan semakin matang. Yang cukup disayangkan adalah Aaron Taylor- Johnson. Meskipun secara kualitas akting mulai meningkat, namun persiapannya untuk memainkan peran Quicksilver di sekuel The Avengers nanti, yang mengharuskannya melatih otot- otot dan membesarkan badan, malah menjadi bumerang bagi perannya sebagai Kick- Ass. Karena dengan badan yang well shapedaktor muda ini malah kehilangan kharismanya sebagai si titular character. Seharusnya Dave Liezewski adalah anak culun, cungkring dan bukannya anak yang keren dan ganteng. But, saya percaya di film ini dia cukup bisa membuat anak laki- laki remaja iri.🙂

Tidak ketinggalan film ini didukung pula dengan penampilan menarik dari John Leguizamo dan Jim Carrey. John Leguizamo memberikan akting komedi khasnya sebagai Javier, pengawal Chris. Dan Jim Carrey mampu memberikan nyawa sempurna untuk karakter Colonel Star and Stripes. Meskipun sebenarnya karakter yang dibawakannya adalah perpaduan 2 karakter adik kakak di dalam komiknya, Colonel Star dan Lieutenant Stripes. 

Image

Selain sang kolonel, karakter yang dimainkan oleh bintang muda cantik Claudia Lee juga mengalami perubahan nama, dari Debbie menjadi Brooke. Memang sepertinya perubahan nama bukanlah hal baru untuk franchise ini, karena nama keluarga antagonis pun juga mengalami perubahan. Dari Genovese dalam versi komik menjadi D’amico.

Namun sebagai sebuah hiburan, film ini sebenarnya cukup menghibur. Di samping adegan eksyen yang keren ditambah dengan joke– joke ringan yang mampu membuat penonton tertawa. Hal ini membut saya menilai Jeff Wudlow cukup berhasil dalam menciptakan sebuah film action comedy. Namun untuk seorang sutradara Superhero Movie dia harus belajar banyak. Karena memindahkan nuansa dan nyawa sebuah komik bukanlah pekerjaan yang mudah.

Film Title: Kick-Ass 2

Sebagai kata penutup, saya menilai overall film ini masih cukup bagus. Namun secara kualitas masih di bawah jilid pertamanya. A sequel? Sebagai seorang fans, sudah pasti saya mendoakan semoga keinginan produser untuk mentrilogikan franhise ini bisa terkabulkan. Amin. Hanya saja perubahan ending yang cukup drastis akan membuat sekuelnya kelak akan sulit beradaptasi dengan komiknya nanti. Well, if you read the comics and watch the movie, I think you will understand what I’m saying.

Oiya, jangan buru- buru beranjak dari kursi. Karena akan ada after credit scene yang cukup menunjukkan adegan kunci untuk sekuelnya kelak. (dnf)

Rating:

8/10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s