Runner Runner (2013)

Richie: I’ll be happy to tell my boss that you are not happy.

Image

Directed By: Brad Furman

Cast: Justin Timberlake, Ben Affleck, Gemma Arterton, Anthony Mackie

Synopsis:

Seorang mahasiswa yang gemar berjudi, Richie Furst (Justin Timberlake) merasa dicurangi saat bermain Online Poker. Diapun nekad pergi ke Costa Rica demi menemui si empunya situs, bilyuner Bruce Wayne  Ivan Block (Ben Affleck) hanya untuk menuduhnya telah mencurangi dirinya. Bukannya perlakuan buruk, malah sang bilyuner menawari Richie kerjaan karena melihat potensi di dirinya.

Posisi Richie di perusahaan tersebut makin membaik dan hubungannya dengan sang asisten pribadi Block, Rebecca Shafran (Gemma Arterton) makin intim. Tanpa diketahuinya ternyata bisnis yang digeluti Block penuh dengan tindakan- tindakan kotor. Dan Richie pun mendapatkan tekanan dari seorang agen FBI, Shavers (Anthony Mackie) yang ingin menangkap Block.

Review:

Image

Judi merupakan salah satu bentuk tindakan addict yang dimasukkan ke dalam sebuah perilaku menyimpang. Bagi beberapa kalangan, judi dinilai sebagai sebuah dosa besar. Sama halnya dengan minuman keras dan perzinahan. Hal ini dikarenakan manfaatnya lebih sedikit daripada efek buruknya. Salah satu efek buruk dari judi adalah kebangkrutan. Bagi beberapa kalangan yang mungkin meng-“halal” kan judi pasti akan berargumen “Hidup aja itu judi lho. Memilih sesuatu itu judi.” Tapi ya sudahlah saya bukannya mau panjang lebar memberikan ceramah Jum’at. Saya mau mereview dan menilai film ini dari sudut pandang. In the end, ini kan blog film kan ya? Ngapain gue ngomongin dosa- dosaan? #otakerrorkarenamereviewdijamkerja

Image

Dengan memasang beberapa nama yang diharapkan mampu memancing minat penonton, film inipun PeDe untuk rilis di Amerika di awal Oktober. Sebenarnya film ini cukup beruntung memiliki promosi gratis untuk beberapa pemeran utamanya. Ben Affleck contohnya. Aktor yang satu ini memang lagi hangat- hangatnya dibicarakan di tahu 2013 ini. Diawali dengan film kontroversialnya berjudul Argo yang sukses di ajang bergengsi perfilman Maret lalu, yang kelak dinilai merupakan titik balik dari karirnya yang sempat meredup. Serta berita dirinya terpilih menjadi Caped Crusader di sekuel Man of Steel yang cukup menuai pro dan kontra. Namun yang terjadi malahan aktinya melempem. Affleck masih kurang mampu menjadi seorang Block yang digambarkan lincik serta sadis. Melihat aktingnya di sini saya semakin sangsi apakah dirinya cocok atau tidak sebagai Bruce Wayne (kalo Batman kan pake topeng, jadi masih cocok- cocok ajalah).

Image

Promosi gratis berikutnya datang dari Justin Timberlake. Aktor sekaligus musisi ini baru saja merilis album terbarunya di tahun ini dan cukup sukses dalam penjualannya. Sudah pasti fans yang lagi demen demennya denger lagu dia akan tertarik untuk menonton film ini. Namun sayangnya ternyata dirinya tidak menunjukan kualitas akting yang bagus. Padahal sebenarnya menurut saya pribadi, penampilannya di The Social Network dan Alpha Dog sudah cukup baik.

Gemma Arterton yang bertindak sebagai pemanis di film ini terasa seperti tempelan semata. Karakternya kurang digali secara maksimal. Di lain sisi, Anthony Mackie yang terlihat lebih unggul dibandingkan rekan- rekan lainnya. Aktor keling yang sedang naik daun ini cukup baik menjadi seorang agen FBI.

Image

Dari segi cerita, naskah yang ditulis oleh duet Brian Koppelman dan David Levien tidaklah tergali dengan baik. Motifasi kepergian Richie ke Costa Rica hanya untuk menuduh sang bilyuner berlaku curang sangatlah konyol dan tidak masuk akal. Ritme film juga tidak jelas. Dan beberapa adegan yang diniatkan untuk menegangkan juga kurang efektif. Bahkan cenderung membosankan.

Hubungan antara Richie sebagai tokoh sentral dan orang- orang sekitarnya kurang tergali dengan baik. Bahkan Justin Timberlake tidak memiliki chemistry dengan seorang pemainpun di film ini. Adegan ending yang diharapkan bisa tersaji cerdas juga cenderung dipaksakan. Dengan memasukan elemen semua pemain inti harus ada di TKP.

Image

Sebagai penutup, Runner Runner merupakan salah satu film mengecewakan di tahun ini. Dengan tema yang sepertinya bisa seperti Wall Street di dunia Online Gaming, malah menjadi sebuah film thriller nanggung yang tidak jelas juntrungannnya. Mungkin saja kalau 2 aktor utamanya diganti menjadi, Jesse Eisenberg dan Brad Pittmisalnya. Mungkin hasilnya akan beda. (dnf).

Rating:

5.5/10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s