Escape Plan (2013)

Ray Breslin: A successful break-out depends on three things: knowing the lay out, understanding the routines, and help from outside or in

Image

Directed By: Mikael Hafstrom

Cast: Sylvester Stallone, Arnold Schwarzenegger, Jim Caviezel, Faran Tahir, Sam Neill, Amy Ryan, Curtis “50 Cent” Jackson, Vinnie Jones, Vicent D’Onofrio, Caitriona Balfe

Synopsis:

Ray Breslin (Sylvester Stallone) adalah seorang kontraktor keamanan yang sangat ahli dalam meloloskan diri dari berbagai macam penjara, sehingga dirinya kerap disewa oleh pemerintah untuk menguji tingkat keamanan penjara di berbagai negara bagian.

Suatu hari Ray ditawari job oleh seorang pengacara CIA untuk menguji fasilitas penjara rahasia. Namun ternyata job tersebut adalah jebakan, ketika Ray diculik dan dimasukkan ke sebuah penjara berkeamanan ketat yang dipimpin oleh Warden Hobbes (Jim Caviezel) dan tangan kanannya, Drake (Vinnie Jones).

Di penjara yang memiliki julukan The Tomb tersebut, Ray bersahabat dengan seorang mantan bodyguard teroris perbankan internasional, Emil Rottmayer (Arnold Schwarzenegger) dan bersama- sama merencanakan sebuah Escape Plan yang mutakhir tanpa dicurigai oleh Hobbes dan Drake.

Review:

Image

Menyandingkan 2 aktor/ aktris yang memiliki karakteristik serupa dalam sebuah film adalah wet dream hampir seluruh moviegoer. Sebut saja, nama- nama seperti De Niro- Pacino, Jacky Chan- Jet Li, dan Stallone- Schwarzenegger yang sempat kita harapkan dapat berbagi layar dan menjadi peran utama dalam sebuah film di 2-4 dekade yang lalu. De Niro dan Pacino sebenarnya telah membintangutamai film The Godfather Part II  di tahun 1974, namun tidak pernah muncul bareng dalam satu adegan. Baru 25 tahun kemudian, mereka melakukannya di film Heat. Jacky Chan dan Jet Li baru muncul di film The Forbidden Kingdom pada tahun 2008. Namun yang disayangkan, itu bukan film Hong Kong.

Khusus untuk 2 aktor yang pada eranya dulu terkenal saling bersaing, Schwarzenegger dan Stallone baru sempat muncul di dwilogi The Expendables. Namun di franchise tersebut, sang Terminator hanya menjadi pemeran pembantu saja. Maka itu, film Escape Plan yang awalnya berjudul The Tomb ini bisa dikatakan menjadi sebuah jawaban dari sebuah mimpi yang tertunda bagi para penggemar eksyen 80an.

Image

Satu hal yang menarik dari film ini adalah gaya bercerita Hafstrom yang patut diacungi jempol. Dengan tempo yang cepat serta tanpa basa- basi, sutradara asal Jerman tersebut mampu menjaga tensi ketegangan serta ritme kisah tetap terjaga hingga akhir film. Film inipun tidak digarap seperti prison movie kebanyakan. Malahan bagi saya, kisah film ini lebih mirip dengan sebuah heist movie di mana film di bagi menjadi 3 bagian; tujuan sebuah misi, observasi serta persiapan, lalu eksekusi yang terkadang mengharuskan sang karakter menggunakan Plan B.

Namun tetap saja, meskipun memiliki naskah yang lumayan baik, film ini masih memiliki stereotype film- film eksyen sejenis. Di mana plothole masih bertebaran di mana- mana. Dan karakterisasi setiap tokoh masih memiliki 2 dimensi. Karakter hitam dan putih.

Image

Aksi- aksi dan strategi yang dipakai untuk kabur dari penjara sebenarnya bisa dikatakan sederhana, namun Hafstrom bisa mengemasnya dengan cukup jenius. Bahkan menyaksikan bagaimana strategi itu direncanakan sama asiknya dengan menonton gank yang dipimpin oleh George Clooney menyusun rencana untuk merampok casino di film Ocean’s Eleven.

Sama halnya dengan film- film prison movie lainnya, film ini juga memunculkan karakter- karakter yang sudah wajib untuk dimunculkan. Seperti pemeran protagonis yang dijebloskan ke dalam penjara akibat fitnah atau ketidakadilan (Sly), lalu ketua gank yang menjadi bully namun akhirnya ikut membantu (Faran Tahir), napi senior yang bijak dan pick a side membela sang antagonis (Arnie), kepala penjara yang kejam dan sadis dan seakan mendaulat sang protagonis menjadi archenemy nya yang selalu disiksa (Jim Caviezel), serta kepala sipir yang ikut membenci sang protagonis dengan sebab tidak jelas (Vinnie Jones).

Image

Sly masih mampu menunjukkan kondisi yang prima. Dengan kemampuan akting di atas rata- rata teman- teman seangkatannya, Sly cukup meyakinkan untuk berperan sebagai seorang yang jenius sekaligus jago berantem.

Selain itu Arnie bisa menunjukkan fisiknya masih prima untuk kakek- kakek seusianya. Berbeda dengan filmnya yang terakhir, The Last Stand, di sini mantan mister universe ini tidak terlihat kecapaian dalam beradegan laga. Fantasi para fans juga terpuaskan ketika di akhir kisah Arnie sempat memegang Machine Gun yang sudah menjadi trade mark nya di hampir semua filmnya. Hanya sayang, seharusnya untuk lebih memuaskan dahaga para fans, catchphrase legendarisnya “I’ll be back” bisa dimunculkan di film ini.

Image

Namun sebenarnya yang lebih menarik perhatian adalah akting aktor watak, Jim Caviezel, sebagai pemeran antagonis utama. Dengan tampangnya yang dingin sekaligus sadis, aktor yang turut dijagokan untuk memerankan Batman oleh para fans ini sangat pas memerankan warden yang jahat tipikal film- film prison movie lainnya.

Kebalikan dengan Jim Caviezel, rapper yang pede banget menjadi aktor, Curtis “50 Cent” Jackson, sekali lagi membuktikan dirinya tidak memiliki bakat sama sekali dalam berakting. Entah kenapa lama kelamaan, saya eneg ngeliat dia berakting. Aktor ini memang terkenal suka memproduseri film, bahkan video game, di mana dirinya mempunyai kesempatan menjadi pemeran utama.

Image

Menyaksikan Escape Plan memberikan sensasi tersendiri buat saya yang notabene adalah penggemar film- film eksyen 80an. Apalagi dengan cukup cerdik, sebuah twist menarik sengaja dipersiapkan di akhir kisah. Mudah- mudahan kolaborasi aktor- aktor sejenis macam ini dalam sebuah film bisa bertambah banyak. Who knows di kemudian hari ada kolaborasi antara Brad Pitt dan Will Smith. Atau wet dream salah satu sahabat saya, Leonardo Di Caprio dan Denzel Washington. (dnf).

Rating:

8.5/10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s