We’re The Millers (2013)

Scottie P. : You know what I’m sayin’?

David: I’m awake and I speak English so yeah I know what you’re saying.

132208

Directed By: Rawson Marshall Thurber

Cast: Jason Sudeikis, Jennifer Aniston, Emma Roberts, Will Poulter, Ed Helms, Mark L. Young, Nick Offerman, Kathryn Hahn, Molly Quinn, Luis Guzman

Synopsis:

David Clark (Jason Sudeikis) adalah seorang drug dealer yang terpaksa harus melintasi perbatasan Meksiko- Amerika Serikat untuk mengambil drugs milik bandar yang juga teman kuliahnya, Brad Gurlinger (Ed Helms).

Untuk menghindari kecurigaan, dia berniat untuk berpura- pura menyamar menjadi sebuah keluarga yang sedang berlibur menggunakan mobil van. Karena itu dia mengajak seorang penari striptease yang juga tetangganya Rose O’Reilly (Jennifer Aniston), seorang remaja tetangganya yang culun Kenny Rosmore (Will Poulter), dan seorang remaja broken home Casey Mathis (Emma Roberts) dan menyamar menjadi sebuah keluarga bernama Millers.

Review:

132210

Sebuah film komedi cerdas, lucu, dan berkualitas sudah jarang ditemukan sekarang ini. Tercatat tahun ini hanya The Heat yang benar- benar secara kualitas memuaskan saya (sampai tulisan ini dibuat saya belum nonton This Is The End dan The World’s End).

We’re The Millers adalah salah satu komedi yang sukses membuat saya puas baik secara joke maupun secara kualitas. Bahkan kelucuan demi kelucuan yang ada mengingatkan saya kepada film semacam Horrible Bosses.

were-the-millers-jason-sudeikis-will-poulter

Joke yang ada di film ini memang sangat cerdas. Rawson Marshall Thurber bisa menghadirkan komedi situasi yang ringan namun tidak terlalu murahan. Meskipun masih ada beberapa toilet joke ditemukan di film ini. Karena memang joke semacam itu yang masih laku di negeri Paman Sam sana.

Naskah yang ditulis oleh kuartet Bob Fisher, Steve Faber, Sean Anders, dan John Morris sangatlah bagus. Ritme mood penonton tetap terjaga sampai akhir film. Kualitas naskah yang mumpuni serta kepiawaian Thurber dalam bertindak sebagai sutradara mampu memberikan porsi yang pas kepada masing- masing karakter untuk mengeksplorasi karakterisasinya masing- masing. Sekaligus memberikan kesempatan kepada para pemain utama untuk menampilkan kualitas akting yang baik.

were-the-millers-emma-roberts-jennifer-aniston

Selain itu interaksi antarkarakter yang terbangun juga cukup baik. Baik itu di antara para “Miller” maupun dengan karakter pembantu yang lainnya.

Cast para pemain sangat tepat dan pas untuk masing- masing karakter. Sudeikis, Aniston, Roberts, dan Poulter masing- masing mampu bermain secara pas dengan tokoh yang diperankannya. Selain itu Nick Offerman, Kathryn Hahn, dan Molly Quinn cukup pas menjadi pasangan averaga Amerika Serikat, The Fitzgeralds.

Were-the-Millers-Millers

Khusus bagi pasangan Sudeikis dan Aniston yang reuni setelah Horrible Bosses, saya merasakan kurang adanya kecocokan untuk menjadi pasangan suami- istri. Bukan karena chemistry, namun lebih disebabkan karena usia Aniston yang sudah 44 tahun sudah terlalu tua untuk menjadi pasangan Sudeikis.

We’re The Millers sekali lagi berhasil menjadi salah satu komedi menghibur yang memiliki kelucuan yang cukup fun. Dan jika anda cukup terhibur dengan film semacam Horrible Bosses, bisa jadi anda juga akan terpuaskan dengan film ini. (dnf)

Rating:

7.5/10

2 thoughts on “We’re The Millers (2013)

  1. This is The End sedikit lebih lucu, tapi juga lebih jorok..
    The World’s End setengah jam pertama membosankan, tapi setelah itu lumayan menarik dan lucu di beberapa bagian..
    Dan menurutku We’re The Millers sedikit lebih bagus dari Horrible Bosses..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s