The Secret Life of Walter Mitty (2013)

Sean O’Connell: Beautiful things don’t ask for attention.

Image

Directed By: Ben Stiller

Cast: Ben Stiller, Kristen Wiig, Kathryn Hahn, Adam Scott, Adrian Martinez, Shirley Maclaine, Sean Penn

Synopsis:

Walter Mitty (Ben Stiller) adalah seorang pria berusia 45 tahun yang mempunyai hidup yang membosankan. Namun sebagai seseorang yang memiliki daya imajinasi super tinggi, Walter selalu dapat membayangkan dirinya jauh lebih berarti dan lebih hebat dari kenyataannya.

Bekerja sebagai seorang manager aset fiktif di LIFE Magazine yang bertugas menyimpan negatif film untuk majalah yang menyukai rekan kerjanya, seorang janda beranak satu bernama Cheryl Melhoff (Kristen Wiig), namun tidak berani mendekatinya. Pada saat yang sama, tempatnya bekerja sedang dalam proses akuisisi menjadi majalah on-line dan meninggalkan metode print- out. Hal ini berarti akan adanya pemecatan terhadap beberapa karyawan yang tidak lagi dibutuhkan. Orang yang bertanggung jawab terhadap akuisisi ini adalah seorang bos menyebalkan bernama Ted Hendricks (Adam Scott).

Suatu hari, Walter dihadapi situasi yang pelik, di mana foto negatif nomor 25 hasil jepretan fotografer handalan LIFE, Sean O’Connell (Sean Penn) hilang. Padahal foto tersebut akan dijadikan sampul edisi terakhir majalah LIFE. Demi menjaga agar dirinya tidak dipecat, Walter mau tidak mau harus berpetualang ke beberapa penjuru dunia untuk mencari Sean.

Review:

Image

Bagi beberapa orang, hanya sukses di satu bidang bukanlah sebuah tingkat kepuasan yang cukup. Biasanya faktor aji mumpung atau “mengambil lahan orang” sudah menjadi trend tersendiri di setiap lingkup profesi. Sama halnya di industri perfilman. Tidak sedikit aktor yang ingin menjajal kemampuannya untuk duduk di balik layar. Biasanya slot favoritnya adalah di posisi penulis naskah, sutradara, atau hanya sekedar sebagai produser saja.

Khusus untuk posisi sutradara, ada beberapa nama aktor yang telah membuktikan kepiawaiannya. Nama- nama tersebut antara lain adalah Clint Eastwood, Sylvester Stallone, Ben Affleck, George Clooney, Mel Gibson, Kenneth Brannagh, Jon Favreau, Robert Redford, dan Ben Stiller.

Image

Kini komedian yang sukses lewat trilogi Fockers ini mencoba untuk menyutradarai film bioskop kelimanya setelah Reality Bites, Zoolander, Tropic Thunder, dan The Cable Guy. Kisah yang dipilih adalah adaptasi dari cerita pendek karangan James Thurber yang terbit pertama kali di harian The New Yorker pada tahun 1939.

Ini bukanlah kali pertama kisah yang mengangkat tentang cerita seorang daydreamer bernama Walter Mitty itu diadaptasi ke dalam sebuah film. Pada tahun 1947, ada sebuah film berjudul sama dengan aktor Danny Kaye sebagai Walter Mitty. Fyi, untuk kedua versi ini diproduseri oleh ayah- anak. Jika versi tahun 1947 diproduseri oleh Samuel Goldwyn, versi tahun 2013nya diproduseri oleh John Godwyn dan Samuel Goldwyn, Jr.

Image

Menjadi seorang Walter Mitty, Ben Stiller mampu menjelma menjadi seorang loner yang helpless namun baik hati. Dirinya mampu membuktikan seorang komedian mampu juga berakting untuk film yang lebih “serius” namun masih tetap kocak. Hal yang pernah juga ditunjukan oleh rekan- rekannya seperti Adam Sandler, Jim Carrey, dan Owen Wilson. Selain Stiller, jajaran pemain pendukungnya juga bisa menjalankan tanggung jawabnya masing- masing dengan pas. Terutama Shirley McClaine dan Sean Penn yang meskipun tampil sekilas namun bisa memberikan kesan tersendiri.

Naskah yang ditulis oleh Steve Conrad enak untuk diikuti. Meskipun di beberapa scene, terutama di paruh awal film, terasa agak dragging, tapi pace yang disajikan mampu membuat penonton tidak beranjak dari bangku. Apalagi ketika Walter mulai melakukan petualangannya mencari Sean O’Connell.

Image

Penggambaran imajinasi Walter yang ditampilkan di layar begitu sempurna. Tanpa terasa cheesy dan mengada- ngada, tim spesial efek dan production design bisa menghadirkannya dengan apik. Dan sekali lagi, performa Stiller sebagai Walter Mitty mampu menampilkan imej komikal yang kental di setiap adegan- adegan daydreaming tersebut.

Yang menjadi kekuatan utama dari The Secret Life of Walter Mitty adalah film ini sangat inspiring dan could happen to anyoneKarakter Walter Mitty juga digambarkan sebagai wujud perwakilan dari kita semua yang terkadang suka membayangkan diri kita jauh lebih sempurna dan lebih hebat dari kenyataan. Sehingga mampu mengatasi kesulitan- kesulitan hidup dengan lebih mudah. Inilah yang menjadikan karakter utama tersebut sangat lovable.

Image

Akhir kata, The Secret Life of Walter Mitty merupakan sebuah tontonan ringan yang cukup menghibur. Dan dengan balutan musik- musik pilihan yang baik, film ini mampu menunjukan performa Ben Stiller yang tidak biasa ditampilkan di film- film lainnya. Setidaknya setelah menyaksikan film ini kita terdorong untuk tidak takut lagi dalam bermimpi dan berimajinasi. Jangan biarkan batasan- batasan yang menjadi penghalang kita meraih mimpi menghentikan langkah kita. Sama halnya dengan motto majalah Life yang juga menjadi quote dari film ini. “To see thousands of miles away, things hidden behind walls and within rooms, things dangerous to come to, to draw closer, to see and be amazed. That’s the purpose of LIFE.” (dnf).

Rating:

7.5/10

4 thoughts on “The Secret Life of Walter Mitty (2013)

  1. Butuh lebih banyak film kayak gini.. filmnya lumayan bagus.. ga tau knapa ga begitu laris. padahal trailernya mantep bgt.
    bahkan ane pernah mimpi bikin film yg model kayak gini.. ahaha..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s