Into The Storm (2014)

Gary: I have to save my son

into_the_storm_xlg

Directed By: Steven Quale

Cast: Richard Armitage, Sarah Wayne Callies, Matt Walsh, Max Deacon, Nathan Kress, Alycia Debnam Carey

Synopsis:

Sebuah kota kecil bernama Silverton terancam akan terkena sebuah bencana alam yang dahsyat. Tanpa disadari para penduduknya, kota tersebut akan terkena serangan angin tornado. Bukan hanya 1, namun beberapa angin tornado yang berkolisi dan titik pertemuannya adalah kota tersebut. Ini akan menjadi bencana tornado terbesar dengan kecepatan 300 mph.

Seorang wakil kepala sekolah bernama Gary (Richard Armitage) beserta anak keduanya, Trey (Nathan Kress), mau tidak mau harus keluar dari bilik perlindungan untuk mencari anak pertamanya, Donnie (Max Deacon) yang terjebak reruntuhan gedung pabrik tua.

Di tengah perjalanan dia bertemu dengan tim pemburu tornado yang dipimpin oleh Pete (Matt Walsh). Setelah berhasil menyelamatkan salah satu anggota tim, Allison (Sarah Wayne Callies), Gary akhirnya bergabung dengan tim tersebut untuk mencari sang anak. Karena disinyalir titik tornado berikutnya adalah reruntuhan pabrik tempat Donnie dan gebetannya, Kaitlyn (Alicia Debnam- Carey) terjebak.

Review:

gary-protects

Disaster Movie adalah sebuah genre film yang menceritakan sepak terjang beberapa kelompok manusia melawan kekuatan alam. Dalam pengembangan artinya, Disaster Movie tidak hanya bercerita tentang manusia melawan bencana alam, seperti gunung meletus, banjir, tsunami, angin topan, tornado, gempa bumi saja. Namun serangan- serangan seperti monster, alien, komputer, dan lain- lainnya dikategorikan sebagai sebuah disaster movie. Bahkan jika kita melihat di situs terpercaya untuk mencari info, wikipedia, mencantumkan film- film seperti Speed, Natural Born Killers, dan Eagle Eye sebagai sebuah disaster movie. Tapi bagi saya pribadi, disaster movie hanya terbatas menceritakan manusia melawan kekuatan alam.

media_into_the_storm_20140327

Disaster Movie sempat menjadi trend di tahun 90-an paska keberhasilan Independence Day. Hampir setiap tahunnya pasti memunculkan sebuah film unggulan yang bertemakan bencana alam. Salah satunya yang cukup memorable adalah film Twister, yang soundtrack- nya sempat menjadi hits di radio- radio. Ketika menyaksikan trailer Into The Storm, tidak sedikit orang yang menyamakan film ini dengan film yang dibintangi oleh Helen Hunt dan Bill Paxton tersebut. Karena memang sama- sama bertemakan serangan tornado.

1395682362000-1SNEAKPEEK-INTO-STORM-MOV-62983740

Untuk membedakan film ini dengan film- film disaster lainnya adalah penggunaan teknik found footage sebagai gaya penuturan. Penuturan semacam ini malah bagi saya pribadi jadi kurang efektif dan berpotensi sebagai sebuah plothole. Sebagai contoh, ketika orang- orang sibuk mengangkat reruntuhan bangunan untuk menyelamatkan korban yang tenggelam, sang kameramen malah tetap sibuk menge-syut film. Nalarnya sih pasti menyelamatkan nyawa orang akan lebih penting dibandingkan sebuah dokumentasi. Namun teknik found footage di beberapa adegan bisa cukup bagus untuk menambah aura kengerian saat para korban terkena serangan tornado.

Into-The-Storm-Still-Farm

Penulis cukup bagus dalam memberikan karakter- karakter yang akan menyegarkan film ini. Meskipun sebenarnya karakter- karakter tersebut sudah sangat biasa dalam template sebuah film disaster. Ada karakter utama yang mencari orang yang disayangi, ada orang yang tidak peduli dengan sesama, ada orang polos yang mati duluan, ada cewek tough yang bisa bertahan di tengah serangan bencana alam, dan bahkan tidak lupa pula menampilkan karakter- karakter jokers yang ditujukan untuk menurunkan tensi penonton di tengah adegan- adegan spektakuler yang tegang.

asafaq

Akting para pemain sebenarnya biasa saja. Bahkan untuk pemain sekelas Richard Armitage dan Sarah Wayne Callis. Justru di beberapa adegan akting Max Deacon cukup menonjol. Khususnya di adegan drama yang untuk ukuran film seperti ini, cukup menimbulkan simpati dan mengharukan.

into-the-storm-2014-07

Secara kualitas suara, film ini cukup juara. Suara angin kencang yang menggelegar cukup menggetarkan bangku bioskop. Sehingga saya sangat menyarankan untuk menyaksikan di bioskop dengan kualitas suara yang mumpuni. Grafik serta efek spesial yang disajikan juga cukup bagus. Mengingat budget yang tidak sebesar budget jika disutradarai Rolland Emmerich.

 

url

So, film Into The Storm berhasil menjadi sebuah disaster movie yang cukup fun. Dengan sajian visual yang cukup “wah” dan campuran karakter- karakter yang cukup komplit, menjadikan film ini memuaskan para penonton. Asal kita jangan berharap terlalu banyak dari segi naskah saja. (dnf)

Rating:

7.5/10

 

2 thoughts on “Into The Storm (2014)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s