Guardians of The Galaxy (2014)

Groot: I am Groot

url

Directed By: James Gunn

Cast: Chris Pratt, Zoe Saldana, Dave Bautista, Bradley Cooper, Vin Diesel, Lee Pace, Karen Gillan, Michael Rooker, Djimon Hounsou, John C. Reilly, Benicio Del Toro, Glenn Close, Josh Brolin

Synopsis:

Setelah kematian ibunya, Peter Quill diculik oleh sekelompok perampok luar angkasa yang disebut Ravager dan dipimpin oleh Yodu (Michael Rooker). 26 tahun kemudian, Peter (Chris Pratt) mencuri sebuah orb di sebuah planet tak bertuan. Ternyata batu itu juga diincar oleh Ronan The Accuser (Lee Pace) yang menginginkan batu tersebut untuk diberikan kepada Thanos (Josh Brolin) sebagai bayaran agar Thanos mau menghancurkan Xandar, planet tempat markas besar Nova Corps.

Setelah berhasil kabur dari sergapan Korath (Djimon Hounsou), anak buah Ronan dan Yodu, yang menyadari bahwa anak didiknya tersebut menghianatinya, Peter menuju Xandar di mana dia disergap oleh Gamora, utusan Ronan yang ingin merebut orb tersebut. Serta Rocket (Bradley Cooper) dan Groot (Vin Diesel), sepasang bounty hunter yang ingin menangkap Peter demi bounty 40.000 unit yang dijanjikan.

Dikarenakan keributan yang mereka timbulkan, ke-4 alien tersebut dijebloskan ke penjara Kylin di mana mereka bertemu dengan Drax (Dave Bautista) yang keluarganya tewas di tangan Ronan. Merekapun sepakat untuk bekerja sama untuk kabur dari penjara tersebut dan mengantarkan ke The Collector (Benicio Del Toro) yang berniat untuk membeli batu tersebut dengan harga tinggi.

Namun menyadari bahwa orb tersebut memiliki kekuatan penghancur yang parah dan apabila jatuh ke tangan Ronan akan menimbulkan malapetaka yang dahsyat, ke-5 jagoan tersebut sepakat untuk mengantarkannya ke Xandar untuk dititipkan di markas Nova Corps, tempat yang dipercaya paling aman untuk menyimpannya.

Review:

GuardiansOfTheGalaxy

Yes, tidak bisa dipungkiri lagi. Marvel Cinematic Universe (MCU) adalah saga terheboh dan termegah yang pernah dimiliki oleh industri perfilman. Pasalnya treat yang disajikan layaknya mengikuti sebuah serial komik. Di mana masing- masing karakter memiliki storyline tersendiri yang nantinya akan bertemu dalam sebuah cerita. Mungkin kalau 10-15 tahun yang lalu hal semacam ini sama halnya dengan trend film versus yang mempertemukan 2 atau lebih legenda film ke dalam satu cerita. Contohnya Alien vs. Predator dan Freddy vs. Jason. Namun bedanya, MCU memang plotnya sudah dipersiapkan sedari awal untuk bermuara kepada sebuah film The Avengers.

Guardians_Of_The_Galaxy_EST0758_comp_v006.1015

Dan tidak bisa dipungkiri lagi, kesuksesan MCU merupakan tamparan tersendiri bagi kompetitor terbesarnya di industri komik, DC Comics. Sayapun yang lebih cenderung sebagai seorang DC Fans, menyadari bahwa untuk urusan film layar lebar, Marvel masih merajai. Namun untuk urusan film serial televisi, DC- lah yang menjuarai. Dengan memilih tone yang lebih berwarna dan lebih menarik bagi semua umur, Marvel lebih disukai di dunia film ketimbang DC yang cenderung lebih memilih tone dark dan lebih mature.

Guardians_Of_The_Galaxy_FT-07933_R

Kali ini tamparan paling keras datang dari Marvel dengan memilih serial komik yang tidak terlalu terkenal untuk diangkat ke layar lebar. Menjadi salah satu cerita penyambung phase 2 MCU. Film summer pula. I mean, if you’re not a real hard-core fans of comics you would not know about Guardians of The Galaxy, right? Sementara DC masih berkutat mempersiapkan Justice League Cinematic Universe yang film berikutnya, Batman vs. Superman mengalami perubahan jadwal rilis. Tapi tetap saya pribadi berharap hasil akhirnya akan lebih nampol. Amin.

Guardians_Of_The_Galaxy_NK_FINALCC_GRD26_ft_dom_t2_v25rev_wt6.088923

Guardians of The Galaxy sendiri merupakan seri yang terbit pertama kali tahun 1969 dan bercerita di abad ke-31 di alternate universe Marvel yang dikenal sebagai Earth-691. Tim original- nya terdiri dari Major Vance Astro, Martinex T’Naga, Captain Charlie-27, dan Yondu Udonta. Lalu serial tersebut mengalami perombakan dengan cerita yang lebih fresh di tahun 2008 dengan tim original- nya; Star- Lord, Rocket Raccoon, Gamora, Groot, Drax the Destroyer, Adam Warlock, dan Quasar. Versi modern inilah yang menjadi base adaptasi film layar lebarnya.

guardians-galaxy

Marvel memperlakukan Guardians of the Galaxy sebagai sebuah space opera yang megah serta dahsyat. Layaknya versi superhero dari cerita awal Star Wars, Guardians of the Galaxy memiliki cerita yang dihinggapi sub- plot cukup banyak namun berhasil dikemas menjadi satu kisah yang menarik untuk diikuti dari awal sampai akhir. Dan sama halnya dengan film- film MCU lainnya, kesinambungan antara film- film lainnya juga disajikan dengan sangat abik. Perpaduan antara adegan laga, dark comedy, serta petualangan seru sangat efektif untuk menghibur.

g

Pemilihan jajaran cast sudah sangat tepat. Meskipun pada awalnya Chris Pratt mendapatkan pandangan sinis untuk memerankan tokoh Star- Lord, namun ternyata aktor yang melepas masa lajang bersama aktris Anna Faris ini cukup mampu menampilkan karakter tersebut dengan perpaduan antara adventurer sejati dan gaya slenge-an yang bagus. Zoe Saldana juga cukup pas bermain sebagai Gamora. Dave Bautista, yang serasa ketiban durian runtuh, membalas kebaikan Marvel untuk memberikan kesempatan dirinya mengangkat statusnya yang insyaallah bisa menyami sesama bintang WWF, The Rock, sebagai aktor papan atas, dengan memainkan peran Drax dengan cukup meyakinkan. Vin Diesel dan Bradley Cooper yang hanya disewa suaranya saja, sangat pas untuk menghidupkan 2 karakter ikonik Groot dan Rocket. Dan 2 karakter versi Marvel dari Han Solo dan Chewbacca ini memang merupakan scene stealer yang berhasil mencuri perhatian. Rocket dengan bad-mouth dan sarkasmenya. Lalu Groot dengan center of heart dari tim ini yang cukup menimbulkan “aww” moment. Selain tokoh- tokoh sentral di atas tadi penampilan Karen Gillan, yang baru saja mengisi layar bioskop lewat Oculus cukup cute dan terlihat cantik sebagai Nebula.

Guardians_Of_The_Galaxy_FBA0680_comp_v192.1011_R

Menyaksikan Guardians of the Galaxy memiliki keasyikan tersendiri. Pasalnya film ini dihiasi dengan beragam soundtrack yang asik dan cihui. Hal yang cukup jarang disajikan oleh film- film MCU. Meskipun sebenarnya perpaduan antara sebuah space opera dan soundtrack yang diambil dari lagu- lagu tahun 70 dan 80-an agak- agak ackward. Namun bisa blended dengan sangat sempurna. Pemilihan musik era 70 dan 80-a, seperti Blue Swede, Raspberries, David Bowie, Jackson 5, dan Mavin Gaye bukanlah ide lucu- lucuan semata. Namun memang memiliki koneksi tersendiri terhadap kisah origins Star- Lord.

saad

Tampilan visual cukup baik. Pemilihan warna- warna, dari warna kapal, seragam, latar belakang, sampai warna langit bisa ditampilkan dengan indah. Sajian tersebut juga dibalut dengan kualitas 3D yang cukup baik. Depth dan beberapa adegan pop- up cukup apik dan memuaskan. Sound FX juga sangat baik. Beberapa adegan bahkan mampu menggetarkan kursi penonton. James Gunn berhasil membuktikan bahwa, meskipun dirinya tidak memiliki CV yang terkenal, namun bisa disandingkan dengan sutradara- sutradara yang lebih senior yang telah berjasa melengkapi film- film MCU, seperti Joss Whedon, Kenneth Branagh, Joe Johnston, Jon Favreau, dan lainnya.

TRB0400_comp_v193.2071_R

Overall, Guardians of the Galaxy menjelma menjadi sebuah sajian yang apik nan menyenangkan. Balutan adegan aksi disertai dengan dark comedy benar- benar cukup menghibur. Saya sangat menyarankan untuk memilih format 3D. Dan jangan buru- buru beranjak dari kursi ketika credit title bergulir. Karena terdapat 2 stinger yang salah satunya menampilkan salah satu minor character Marvel Universe yang pastinya menimbulkan keasyikan tersendiri bagi para fanboy. (dnf)

Rating:

8.5/10

 

2 thoughts on “Guardians of The Galaxy (2014)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s