Dracula Untold (2014)

Master Vampire: Let the game begins

dracula-untold-poster-610x965

Directed By: Gary Shore

Cast: Luke Evans, Sarah Gadon, Domini Cooper, Art Parkinson, Charles Dance

Synopsis:

Pangeran Vlad adalah pemimpin kerajaan Transylvania yang sejak kecil diberikan kepada kerajaan Turki untuk dilatih menjadi tentara sebagai bukti kepatuhan Transylvania terhadap kesultanan Ottoman Turki. Vlad terkenal sangat kejam karena gemar menyula (impale) korbannya sehingga mendapatkan julukan Vlad The Impaler.

Sekembalinya memimpin kerajaan, Vlad diganggu lagi oleh utusan kesultanan Turki yang meminta memberikan kabar bahwa sultan Mehmed (Dominic Cooper) 1000 anak kecil laki- laki untuk dijadikan tentara. Termasuk meminta anak Vlad, Ingeras (Art Parkinson) sebagai jaminan agar Vlad tidak melawan.

Vlad yang merasa bahwa kerajaannya bukanlah tandingan kesultanan Turki terpaksa rela menjadi titisan iblis meneruskan jejak sang Master Vampire (Charles Dance). Vlad akan mempunyai kekuatan di atas kekuatan manusia, namun hidupnya akan kekal abadi menjadi pengikut iblis dan akan selalu haus akan darah.

Review:

timthumb.php

Dracula merupakan sosok yang sangat terkenal dan telah menjadi pop culture selama lebih dari 1 abad. Pertama kali dikenal luas lewat novel Dracula yang dipublikasi pada tahun 1897. Saking berpengaruhnya, banyak yang percaya Dracula adalah novel pertama yang menceritakan tentang Vampire.  Bram Stoker sendiri terinspirasi menulis novel tersebut karena kisah tentang Vampire wanita di novel Camilla dan serial Varney The Vampire. Sosok Dracula itu sendiri mengambil inspirasi dari Sir Henry Irving, yang merupakan seorang aktor pada saat itu dan juga sahabat Stoker. Kisah Dracula karangan Stoker merupakan adaptasi bebas dari kehidupan seorang pangeran kejam yang benar ada di dunia nyata bernama Vlad III, yang lebih dikenal sebagai Vlad The Impaler. Bahkan nama Dracula itu sendiri berarti son of Dracul.  Di mana sang ayah bernama Vlad II Dracul.

url

Di ranah industri perfilman, karakter Dracula menjadi karakter yang paling sering diangkat ke layar lebar, bersaing dengan karakter Sherlock Holmes. Di mulai oleh Nosferatu, yang dipercaya menjadi adaptasi pertama karya Bram Stoker, yang meskipun tidak resmi karena tidak berhasil mengamankan hak cipta pada masa itu. Tuntutan hukum yang didapat oleh film Nosferatu dari pihak keluarga Stoker, menyebabkan seluruh kopi film yang mengganti nama Dracula menjadi Count Orlock dan Vampire menjadi Nosferatu ini, harus dibakar. Untungnya masih ada satu kopi yang berhasil diselamatkan, sehingga film yang sampai hari ini masih dianggap sebagai salah satu film berpengaruh di Hollywood itu telah direstorasi dan masih dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang.

921407-1a3959f4-48f8-11e4-b01c-bb0ae8e97b2f

Tercatat telah banyak nama- nama terkenal yang sempat mencicipi menjadi karakter Dracula seperti Christopher Lee, Bela Lugosi, Boris Karloff, Gary Oldman, Gerard Butler, Adam Sandler, termasuk pelawak- pelawak yang terkenal sebagai pemeran Drakula Srimulat; Tohir, Paul, dan Paimo. Belum lagi nama- nama yang sempat berperan sebagai Vampire- Vampire lainnya seperti Brad Pitt, Alm. Aliyah, Wesley Snipes, Johnny Depp, dan belasan Vampire kerlap- kerlip di salah satu franchise yang banyak menuai pro dan kontra.

Dracula-Untold-Luke-Evans-Son-Art-Parkinson

Kali ini giliran Luke Evans yang mendapatkan kesempatan menjadi sang pangeran kegelapan. Secara fisik, konon katanya Evans sangat pas dengan gambaran Dracula dari imajinasi sang novelis sendiri. Bahkan kabarnya sang novelis sempat membuat sketch yang sekilas mirip dengan tonkrongan Luke Evans. Entah gosip, strategi marketing, atau memang kenyataan, Allahu A’lam. Namun dari segi akting, Evans mampu memadukan unsur karismatik serta bad-ass yang diinginkan oleh skenario. Hanya sayangnya aktor- aktor pendukung lainnya kurang begitu pas.Dominic Cooper, yang sebelumnya pernah menjadi Vampire pembasmi Vampire, bermain kurang begitu meyakinkan. Padahal biasanya aktingnya cukup baik. Namun memang sepertinya dirinya tidak pas memerankan karakter villain. Kesalahan cast paling parah ada pada Sarah Gadon yang menjadi karakter love interest sang protagonis. Pemilihan dirinya saya rasa kurang pas, mengingat secara karismatik kurang dapet untuk menjadi seorang permaisuri, dan dari segi aktingpun kurang begitu terasah, masih terlihat kaku. Tampak satu- satunya adegan yang enjoy dilakukannya adalah adegan kissing-an dengan Luke Evans, tau deh Luke Evans-nya enjoy gak ciuman ama dia. (udah gak usah dibahas!).

dracula-untold-mehmet

Mengambil template layaknya Van Helsing dan I, Frankenstein, Dracula Untold mengambil metode twisted classic horror dengan mengambil based story kisah klasik aslinya, lalu mengembangkan sendiri sehingga lebih keren dan memasukkan unsur action. Namun naskah yang ditulis oleh Matt Sazama dan Burk Sharpless seperti kehilangan arah dan identitas diri. Dengan memaksakan subplot yang terlalu banyak menjadikan film ini terasa dragging dan garing di beberapa momentum. Karakter sang anti-hero terlihat sangat superior, dan tidak adanya karakter villain yang cukup threatening.

la-et-dracula

Adegan- adegan aksi yang pada paruh awal terlihat keren malah makin menurun intensitasnya seiring dengan bergulirnya durasi. Adegan klimaks yang diawali dengan sesuatu yang seru malah berakhir melempem. Namun untuk segi special effect masih cukup termaafkan. Balutan CGI yang mostly menggambarkan kekuatan super Dracula bisa menyelamatkan film ini dari kegaringan total.

1410806982030

Overall, misi untuk menceritakan versi alternatif dari legenda Dracula melalui film ini bisa dikatakan dalam level yang cukup berbahaya. Pasalnya film ini terancam menjadi salah satu film yang forgettable, berbeda dengan Van Helsing, yang masih cukup membekas di hati. Untung saja faktor adegan aksi dan kemampuan akting Luke Evans cukup menyelamatkan film ini. Sayang saja, potensi sebagai bad-ass antihero di dirinya kurang tergali dengan baik karena faktor sutradara dan naskah. Padahal Dracula Untold bisa dikatakan sebagai pembuktian dirinya untuk bermain menjadi karakter utama di sebuah film aksi, mengingat dirinya hanya sering berperan menjadi karakter pendamping dalam sebuah film aksi. Atau meskipun menjadi jagoan, itupun harus rame- rame. Potensi sekuel yang dibuka di ending film bisa saja memungkinkan untuk dibuat. Namun sutradara dan penulis naskah harus diganti. Dan itu harus dalam tempo yang cepat. Sehingga penonton belum benar- benar lupa akan film ini. (dnf)

Rating:

6.5/10

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s