Predestination (2014)

The Bartender: What if I could put him in front of you? The man that ruined your life? If I could guarantee you’d get away with it would you kill him?

PREDESTINATION_27X40_R3MECH.indd

Directed By: Michael Spierig, Peter Spierig

Cast: Ethan Hawke, Sarah Snook, Noah Taylor

Synopsis:

Seorang penegak hukum gagal dalam menjalankan misi terakhirnya untuk membekuk seorang pelaku pemboman bernama The Fizzle Bomber, paska kegagalan tersebut, dirinya mengalami kerusakan parah di wajah dan beralih menjadi seorang  bartender (Ethan Hawke) bertemu dengan, John, seorang penulis yang memiliki nama pena The Unmarried Mother (Sarah Snook). Melalui ceritanya, sang bartender mengetahui bahwa John adalah seorang transgender yang dulunya seorang wanita bernama Jane. Dari lahir nasib malang gemar menghampiri dirinya. Mulai dari dibuang orangtuanya, dikucilkan, dan dijauhi teman- temannya.

Harapan mulai hadir ketika dirinya bertemu dengan sosok pria sempurna dan terpilihnya dirinya menjadi salah satu kandidat astronot. Namun akibat dicampakkan sang pria dalam keadaan hamil, Jane terpaksa harus menguburkan impiannya menjadi astronot. Dalam proses persalinan, Jane menemukan dirinya memiliki keadaan yang unik di mana dirinya memiliki organ kelamin perempuan dan laki- laki. Dan persalinan tersebut membuat organ kelamin wanitanya tidak bisa berfungsi lagi. Sehingga mau tidak mau dia harus berubah menjadi laki- laki. Dan tidak hanya berhenti di situ, kemalangan menghampirinya lagi ketika seorang pria misterius, yang diduga mantan pacarnya, mengambil bayi Jane.

Sang bartender yang iba menawarkan kesempatan untuk membalas dendam kepada John, yang sudah pasti tidak akan disia- siakan. Ternyata apa yang ditemui oleh John adalah sebuah kejadian yang mengejutkan.

Review:

285377-0210b5ee-2e85-11e4-8816-75edfb844e64

Kemampuan dalam mengintervensi kekuatan sang waktu adalah impian banyak manusia. Bayangkan jika kita bisa memperbaiki kesalahan atau menghindari kejadian buruk di masa lalu sehingga hidup kita bisa lebih sempurna di masa kini. Atau kita mampu melihat masa depan sehingga kita tidak akan memilih jalan yang salah sehigga tidak akan adanya rasa kecewa dan sakit hati? Siapa yang tidak mau seperti itu? Namun memang sampai kapanpun kita tidak akan bisa memiliki kekuatan dalam mencampuri kekuatan sang waktu. Karena dengan seperti itu kita akan bisa lebih dewasa dan wise dalam menjalami kehidupan.

723540-32e2c97a-273f-11e4-8254-4dba4720e430

Namun dengan segala keterbatasannya, manusia tetap mendambakan terciptanya mesin waktu dengan alasan pribadi maupun alasan yang lebih mulia. Seperti dengan adanya mesin waktu mungkin kita bisa menghindari terjadinya kejadian 9/11. Atau dengan adanya mesin waktu mungkin kita bisa menggempur kapal- kapal para penjajah sebelum sempat mendaratkan kaki di Indonesia. Hal- hal semacam ini kerap kita temui dalam media- media hiburan yang bergenre sci- fi.

001

Predestination adalah sebuah film sci-fi yang mengambil premis seperti itu. Apa yang menjadi kekuatan di film ini adalah naskah yang sangat brilliant yang disadur dari sebuah cerita pendek berjudul All You Zombies karya Robert A. Heinlein. Naskah yang ditulis oleh kedua sutradara, memiliki kualitas unik yang menyimpan twist berlapis. Tanpa dengan special effect yang terlalu wah, The Spierig Brothers mampu menterjemahkan naskah yang ditulis lewat bahasa visual serta kerapihan dalam bercerita.

Sarah-Snook-Predestination

Dengan rapi The Spierig Brothers membuka lembar demi lembar tulisannya dalam bahasa visual dan dengan sabar membuat kejutan tak terduga ketika twist demi twist ditampilkan dengan jenius. Kisah dibuka dengan sebuah adegan aksi cukup menghibur sebelum kemudian dilanjutkan dengan adegan dialog panjang. Meskipun dialog panjang tersebut muncul paska adegan aksi ledakan yang apik, namun tidak terasa dragging dan membosankan. Kepiawaian The Spierig Brothers dalam meramu dialog- dialog cerdas yang bersifat semi narasi tersebut malah membuat pendalaman karakter John/ Jane lebih deep dan penonton pun merasa iba dengan dirinya.

1409195104695.jpg-620x349

Naskah yang apik serta gaya bercerita The Spierig Brohters yang jenius juga didukung oleh dua pemain utama yang berakting sangat bagus. Terlebih Sarah Snook yang mampu berakting baik sebagai wanita maupun pria. Chemistry di antara dirinya dengan Ethan Hawke sangatlah sempurna. Terbangun dengan indah dari adegan pertama bertemu sampai ending film. Tata make- up juga patut diacungi jempol. Sarah Snook berhasil disulap menjadi seorang pria, yang sekilas mirip Leonardo Di Caprio dan Jodie Foster. Sinematografi yang apik serta Production Design juga memegang peranan penting dalam mengangkat nuansa sci- fi era 60-an.

url

Then again, Predestination menjadi sebuah sajian menghibur yang cukup mindblowing. Dengan perpaduan antara naskah yang kuat, akting yang jempolan, dan penyutradaraan yang baik, tidak salah jika saya dapuk Predestination sebagai film sci- fi terbaik tahun 2014 (meskipun film ini merupakan film pertama yang saya tonton di tahun 2015). Predestination juga mewakili pertanyaan yang tidak pernah bisa dijawab oleh manusia. “Duluan mana? Telor apa ayam?” (dnf)

Rating:

9/10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s