Seventh Son (2015)

Master Gregory: You don’t die easy, do you?

po

Directed By: Sergey Bodrov

Cast: Ben Barnes, Jeff Bridges, Julianne Moore, Alicia Vikander, Kit Harington, Antje Traue, Djimon Honsou, Jason Scott Lee

Synopsis:

Setelah kematian anak didiknya, Billy Bradley (Kit Harington) di tangan ratu penyihir, Mother Malkin (Julianne Moore), seorang Spook bernama Master Gregory (Jeff Bridges) mengunjungi kediaman keluarga Ward untuk menjemput putra ketujuh dari putra ketujuh, Tom Ward (Ben Barnes) untuk dijadikan anak didiknya yang baru dan digembleng menjadi Spook, seorang ksatria yang bertugas untuk memerangi kekuatan jahat.

Namun Mother Malkin, tidak tinggal diam, dia mengutus keponakannya, Alice (Alicia Vikander) untuk memata- matai sepak terjang Master Gregory dan Tom Ward, sebelum mereka menggagalkan rencana jahat Mother Malkin untuk memusnahkan umat manusia pada saat bulan merah beberapa hari lagi.

Review:

Jeff-Bridges-and-Ben-Barnes-in-The-Seventh-Son

Ikut- ikutan dan latah adalah tak- tik yang digemari pelaku- pelaku industri hiburan. Contohnya di Indonesia, begitu dulu ajang pencarian bakat sukses, bayak produk- produk tayangan sejenis dengan kemasan berbeda dibuat. Atau ketika musik melayu laris manis, banyak band- band baru yang dimunculkan yang mengusung musik sejenis. Sama halnya di perfilman. Ketika sebuah film sukses, maka serta merta banyak film- film sejenis yang bermunculan.

r Bdsdfs

Di tahun 2000 ketika Fox berhasil sukses lewat X-Men, hingga sekarang sudah tercatat puluhan judul film superhero adaptasi komik seakan berlomba- lomba merajai tangga box office. Begitu juga dengan kesuksesan Twilight yang menelurkan belasan film yang diadaptasi dari novel teenlit, lalu ketika Harry Potter sukses juga diikuti dengan adaptasi novel- novel fantasi remaja seperti yang kali ini diadaptasi adalah novel The Spook’s Apprentice karya Joseph Delaney.

b aadaa

Namun tidak seperti adaptasi novel- novel lainnya, kali ini film Seventh Son tidak benar- benar setia dan mengikuti kisah novel tersebut. Melainkan hanya loosely based saja. Dalam artian, selain beberapa unsur- unsur penting dan nama- nama karakter, kisah yang disajikan tidak benar- benar mengikuti kisah novelnya.

hinh_anh_seventh_son__79

Sudah pasti pemilihan pendekatan semacam ini akan mendapatkan kecaman dari fans setia novelnya, yang otomatis menginginkan sebuah sajian film yang setia dengan novelnya. Seperti kita ketahui, dalam mengangkat sebuah novel ataupun komik, kepuasan fans setia selalu diutamakan dibandingkan kepuasan kritikus sekalipun. Hal ini pernah juga dilakukan oleh Chris Columbus ketika mengangkat jilid pertama novel seri Percy Jackson yang banyak unsur- unsur penting dirubah demi kepentingan visual film. Namun dikarenakan masih ada sedikit unsur kesetiaan, maka film tersebut masih bisa dimaafkan.

url

Tapi bagi penonton awam yang tidak mengikuti novelnya, sebenarnya film Seventh Son masih lumayan untuk diikuti, jika kita tidak mempermasalahkan kualitas penceritaan dan juga akting. Karena Bodrov masih cukup berhasil menyajikan adegan- adegan aksi fantasi yang cukup menghibur dan fun. Karakter- karakter fantasinya yang menggambarkan berbagai macam letnan perang Mother Malkin juga cukup bagus dan menarik, apalagi bagi mereka yang suka dengan karakter- karakter komikal khas supervillain. Ditambah dengan gimmick 3D yang menyajikan depth cukup baik.

ST_20141231_JOMOVIE31B_940466e

Namun seperti saya katakan kualitas naskah masih kurang rapi. Dapat dilihat dari kurang adanya chemistry dan adegan- adegan yang menunjukkan hubungan guru- murid antara karakter Master Gregory dan Tom Ward. Apa yang ditampilkan oleh kedua aktor seperti hubungan majikan- pembantu dibandingkan guru- murid. Alur ceritapun mengalami dragging di beberapa segmen yang mungkin bisa membuat penonton bosan.

seventh-son-679x350

Kualitas akting para cast juga sangatlah standar. Ben Barnes belum bisa menampilkan kharismanya seperti yang ditampilkan saat menjadi Prince Caspian lewat seri The Chronicles of Narnia. Alicia Vikander tidak memiliki andil apa- apa selain hanya menjadi sekedar pemanis. Antje Traue yang cukup apik sebagai Faura- Ul lewat Man of Steel 2 tahun lalu tidak bisa mengulangi aktingnya yang bagus. Bahkan untuk pemain sekelas Jeff Bridges dan Julianne Moore juga tidak mampu mengangkat kualitas film ini. Bridges berakting cukup parah di film ini. Tidak bisa menunjukkan wibawa sebagai seorang suhu. Mungkin jika dibandingkan, masih jauh lebih parah daripada aktingnya di R.I.P.D.

SeventhSon710F

Walhasil, Seventh Son tidak bisa menjadikan reimagining kisah The Spook’s Apprentice dengan cukup baik. Film yang mengalami penundaan tayang ini bisa jadi semakin dikecam oleh fans novel aslinya. Dan Bodrov sebenarnya sadar akan hal itu. Ending yang ditampilkan juga masih menggantung. Bukan berarti menggantung belum ada konklusi, tapi pemilihan ending menunjukkan jika tidak ada sekuel ke depannya, film ini masih rapi dan bisa ditutup hanya satu jilid saja. Namun ada satu adegan yang bisa menjadi jembatan jika nantinya akan dibuatkan sekuel. Bagi saya, lebih baik sudah cukup satu film ini saja. Takutnya sekuelnya akan jauh lebih parah. Ya minimal untuk aksi seru- seruan, film ini masih lumayanlah. (dnf)

Rating:

7/10

 

2 thoughts on “Seventh Son (2015)

  1. bagiq flm ini slh satu flm adaptasi nvl trburuk yang prnh aq tntn, aplg dh bc nvlnya jg, jd tmbh tak trmaafkan dh flm ini, aq ksh score 5 aja dh hehe!!!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s