The Transporter: Refueled (2015)

Frank Martin: I’m in this because of you and my dad.

url

Directed By: Camille Delamarre

Cast: Ed Skrein, Ray Stevenson, Loan Chabanol, Gabriella Wright, Tatiana Pajkovic, Wenxia Yu, Radivoje Bukvic, Noemie Lenoir, Yuri Kolokolnikov, Lenn Kudrjawizki

Synopsis:

Frank Martin (Ed Skrein) adalah seorang mantan pasukan khusus yang beralih profesi menjadi kurir freelance yang melayani klien- klien yang kebanyakan membawa barang- barang yang butuh penanganan khusus atau tidak mungkin menggunakan jasa pelayanan kurir biasa. Suatu hari ayahnya, Frank Senior (Ray Stevenson) diculik oleh 4 orang wanita misterius; Anna (Loan Chabanol), Gina (Gabriella Wright), Maria (Tatiana Pajkovic), dan Qiao (Wenxia Yu). Demi kebebasan sang ayah, Frank diharuskan membantu keempatnya untuk menjalani beberapa misi perampokan serta penipuan. Namun ketika mengetahui mereka adalah 4 orang korban human trafficking yang ingin membalas dendam kepada mucikarinya, Arkady Karasov (Radivoje Bukvic), Frank menjadi merasa tergerak hatinya untuk membantu mereka.

Review:

1280x720-6EE

Tidak dapat dipungkiri, film The Transporter pada tahun 2002 menjadi sebuah hit dan film aksi yang cukup berpengaruh di abad milenium. Pasalnya film yang melejitkan nama Jason Statham menjadi bintang laga papan atas ini menampilkan adegan laga martial arts minim efek CGI yang biasanya sering ditemukan di film- film tahun 80-90 an. Sementara saat itu penggunaan CGI dan martial arts dengan kombinasi slow motion tengah menjadi trend paska kesuksesan The Matrix, Crouching Tiger Hidden Dragon, dan invasi sutradara- sutradara Hong Kong ke Hollywood. Meskipun film ini menjadi bulan- bulanan para kritikus dan tidak begitu membanggakan di berbagai situs rating film, namun fans genre aksi laga sangat menyambut dengan gembira film ini. Tidak aneh jika kemudian film berkembang menjadi sebuah trilogy ditambah sebuah film serial dengan bintang Chris Vance sebagai pengganti Jason Statham. Kini, setelah Statham menolak melanjutkan perannya sebagai Frank Martin dikarenakan tidak ada kesepakatan masalah gaji, pihak produser memutuskan untuk me-reboot film ini dengan bintang Game of Thrones, Ed Skrein memerankan sang titular character.

2

Pertama- tama, untuk menyaksikan film ini janganlah berfikir layaknya seorang kritikus serius yang biasanya sangat mementingkan akting, plot cerita, dan film- film serius lainnya. Menyaksikan film The Transporter: Refueled, layaknya menyaksikan film- film senggol bacok lainnya. Yang penting adegan aksi laga seru, ledak- ledakan, tembak- tembakan, dan memiliki cerita penghubung antar adegan laga, yang tidak usah jenius tapi masih nyambung. Dan menurut saya pribadi, reboot The Transporter ini sudah memiliki itu semua. Adegan- adegan aksinya masih cukup seru dan adegan kebut- kebutan yang menjadi ciri khas car based action movie ini sudah mampu menguras adrenalin penonton. Plot ceritapun sebenarnya tidak buruk- buruk amat. Terlebih, dengan memasukkan unsur Ocean’s Eleven sedikit ke dalam film ini, malah menjadikan kejutan yang cukup asyik di akhir film. Dan bagi saya, untuk film sekelas ini, itu sudah cukup bagus.

3

Ed Skrein memang bukanlah Jason Statham. Statham memang dianggap sudah paling sempurna memerankan Frank Martin. Bahkan Chris Vance sendiri tidak mampu mengungguli kharisma aktor kekasih Rosie Huntington- Whiteley tersebut. Namun keseriusan Ed Skrein dalam menampilkan seorang sosok macho tidak bisa dianggap remeh begitu saja. Meskipun tampangnya terlalu cute, dan mirip dengan Nicholas Hoult, namun Skrein mampu merubah ekspresi mukanya lebih cowok dan cukup sangar. Belum lagi pengorbanannya keluar dari serial yang membesarkan namanya demi peran Frank Martin ini. Ray Stevenson juga cukup baik memberikan nuansa komedi dan berperan menggantikan karakter Inspector Tarconi yang berfungsi memberikan nuansa komedi di trilogy pertamanya. Loan Chabanol juga cukup baik menjadi seorang prostitusi cerdas. Kecantikannya sangat membantu menjadi pemanis di film ini.

4

Meskipun kembali jeblok dan mendapatkan respon negatif dari kritikus- kritikus serius di berbagai macam belahan bumi, bagi saya pribadi The Transporter: Refueled sudah cukup baik untuk meletakan pondasi reboot yang rencananya akan dijadikan sebuah trilogy baru. Hanya saja jika nantinya akan dibuatkan sekuelnya lagi, Ed Skrein harus mampu berusaha lebih keras lagi untuk dapat menyeimbangi performa Jason Statham. Sehingga impiannya, yang dengan lewat film ini mampu menjadi seorang bintang laga baru, bisa terwujud. Bagi penggemar aksi laga yang pasti tetap mengharapkan franchise yang diilhami dari 8 serial film pendek sebagai bagian promosi dari mobil BMW, The Hire, yang dibintangi Clive Owen ini, tetap terus dibuat. (dnf)

Rating:

7/10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s