The Intern (2015)

Jules Ostin: Well, I was going to say intern slash best friend

Poster

Directed By: Nancy Meyers

Cast: Robert De Niro, Anne Hathaway, Rene Ruso, Adam De Vine, Anders Holm, JoJo Kushner, Zack Pearlman, Jason Orley, Natt Wolff, Christina Scherer

Synopsis:

Ben Whitaker (Rober De Niro) adalah seorang duda pensiunan berusia 70 tahun yang menghabiskan masa tuanya dengan kegiatan- kegiatan seperti pria seusianya. Sebuah kesempatan untuk mengisi waktu luangnya menghampiri ketika sebuah iklan lowongan magang untuk orang tua datang dari sebuah perusahaan retail fashion online milik Jules Ostin (Anne Hathaway). Ben ditugasi untuk menjadi asisten pribadi Jules. Namun perkembangan hubungan mereka menjadi lebih jauh menjadi seperti sepasang sahabat/ ayah- anak/ kakak- adik/ om- ponakan, ketika Ben bisa membereskan masalah- masalah di kehidupan Jules.

Review:

enhanced-6862-1431538939-20

Bukanlah hal yang baru dalam mengangkat tema sebuah age differences. Di mana biasanya dalam tema semacam ini, seorang yang sudah cukup lanjut usia diharuskan untuk berhadapan dengan masalah- masalah anak muda, yang biasanya beriringan dengan perkembangan jaman. Contoh dalam penggunaan teknologi. Hal ini memang sudah bukan hal yang asing lagi. Kita pun sebenarnya sudah sering mengalami, di mana sudah sering menjadi joke ketika orang tua kita menggunakan telepon genggam misalnya. Atau menganggap facebook dan internet adalah sebuah teknologi mutakhir, layaknya mesin waktu. Hal inilah yang coba diangkat oleh Nancy Meyers dalam film ini. Perlu diingat bahwa film ini mungkin akan lebih mudah dinikmati oleh penonton wanita. Pasalnya, memang Meyers memiliki karakteristik film yang memang mengedepankan permasalahan- permasalahan wanita.

url

Seperti halnya dalam film ini. Meskipun di atas kertas dan berbagai macam materi promosi menggambarkan krisis usia lanjut dan pergulatan orang tua dengan dunia anak muda, di mana secara gamblang digambarkan seorang manula bekerja magang di sebuah perusahaan online. Namun pada kenyataannya, fokus permasalahan di tujukan kepada karakter Jules Ostin. Permasalahan- permasalahan yang digambarkan di sini memang sudah umum dirasakan oleh wanita karir. Khususnya di era modern saat ini, di mana kebutuhan ekonomi, menuntut wanita untuk membagi perannya sebagai seorang istri, ibu, dan karirnya. Bagaimana mengatur waktu dengan sang anak, renggangnya hubungan dengan suami, atau keluarga yang seperti dinomor duakan, menjadi momok yang cukup mengganggu di pikiran wanita- wanita karir saat ini. Mungkin permasalahan- permasalahan tersebut kurang begitu dipahami oleh para pria, yang memang tugas utamanya adalah mencari nafkah.

The-Intern_2015-20

Naskah yang juga ditulis oleh sang sutradara sudah sangat rapi. Alunan cerita cukup enak dinikmati, dan kisahnya pun cukup warmth dan heartful. Beberapa momen adegan bisa dihadirkan cukup menyentuh. Hanya saja, dikarenakan penulis dan sutradaranya seorang wanita, maka humornya pun lebih lembut dan lebih halus. So, bagi mereka yang menggemari joke- joke ala- ala Adam Sandler, sudah pasti tidak masuk ke dalam film ini. Dan meskipun ada satu- dua adegan yang mengarah ke toilet joke, namun itu masih dalam kadar “yang mampu dimengerti wanita”. Dan yang sangat disayangkan adalah pada bagian ending. Film yang mengalir begitu bagus ditutup dengan adegan yang terasa menggantung dan menjadi sebuah anti-klimaks.

4

Film ini memang mengedepankan chemistry di antara para tokoh utama. Dan untuk mengemban tugas tersebut, Robert De Niro dan Anne Hathaway sudah mampu menjalin hubungan di dalam layar yang cukup baik. Robert De Niro bisa menjadi figur yang membawa kebahagiaan dan keceriaan di dalam lingkungannya. Karakteristiknya yang ramah dan helpful bisa dibawakan oleh aktor, yang sebenarnya lebih lekat dengan peran- peran kerasnya ini. Anne Hathaway mampu memerankan karakter seorang wanita karir sukses yang sepertinya menjadi impian setiap wanita karir di dunia, namun sebenarnya memiliki kerapuhan di dalamnya. Khususnya mengenai perasaan bersalahnya karena menomorduakan keluarga. Dan keduanya pun mampu terbalut dengan baik, dan hubungan keduanya mampu berubah dari sekedear atasan dan bawahan menjadi seorang sahabat atau anak- bapak yang salling membutuhkan.

5

So, The Intern adalah sebuah film yang cukup hangat dan menghibur. Dan film ini memang sangat cocok dan lebih pas disaksikan oleh wanita. Karena permasalahan- permasalahan di dalamnya lebih akrab di kehidupan seorang wanita. Namun film ini juga tidak serta merta menjelma seperti layaknya Sex and The City yang sangat wanita dan membuat tidur para pria. Film ini bisa juga disaksikan bagi penonton pria yang menginginkan hiburan yang ringan. (dnf)

Rating:

8/10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s