Daneff’s Ghostbusters Reboot Fancast

Image

“Who You Gonna Call?” Masih ingatkah anda dengan catchphrase ini? Kalimat terkenal ini terlahir dari sebuah franchise yang cukup populer di tahun 80an. Ya, kalimat tersebut berasal dari film Ghostbusters. Sebagai yang tumbuh seiring dengan lahirnya TV Swasta Nasional, saya pertama kali diperkenalkan dengan franchise ini justru dari serial animasinya. Serial animasi yang berjudul The Real Ghostbusters tersebut merupakan adaptasi dari film keluaran tahun 1984 berjudul Ghostbusters yang kemudian dibuatkan sekuelnya di tahun 1989.

Namun sayang, salah satu franchise yang sempat jadi favorit saya ini, dengan berbagai macam alasan, selalu gagal dibuatkan sekuel keduanya. Sampai saat inipun kepastian jilid ketiganya masih menjadi tanda tanya besar dengan berbagai macam isu simpang siur. Salah satunya adalah ketidak sediaan salah satu pemeran sentral untuk kembali bermain, Bill Murray. Sementara salah satu pemeran sentral lainnya yang juga ikut menjadi kreator franchise ini, Dan Aykroyd cukup antusias dengan film ini. Bahkan terakhir saya dengan dia positif bahwa jilid ketiganya akan syuting di tahun 2014. Meskipun jajaran pemeranpun belum fix. Serta bagaimana dengan nasib karakter Peter Venkman yang dimainkan Murray juga belum jelas.

Di samping itu tidak sedikit pula yang meragukan proyek ini. Salah satu alasan utamanya adalah usia para pemeran utama yang sudah tidak lagi muda. Dengan kata lain harus di reboot. Saya termasuk orang yang lebih memilih franchise ini di reboot saja.

Saya pun tergerak untuk memilih fancast untuk proyek reboot ini. Dikarenakan saya lebih dulu mencintai The Real Ghostbusters, maka saya hanya memasukan 4 anggota Ghostbusters:  Peter Venkman, Egon Spengler, Ray Stantz, Winston Zeddemore, sang sekretaris Janine Melnitz, serta akuntan mereka Louis Tully. Khusus untuk karakter Slimer harus full CGI.

Salah satu syarat terkuat untuk fancast yang saya tampilkan adalah kemampuan comedic performance yang memang sangat dituntut untuk film ini. Di bawah akan saya tampilkan perbandingan tampilan fancast saya dengan tampilan versi animasi serta film lamanya.

The Director

Image

Edgar Wright (Shaun Of The Dead, Hot- Fuzz, The World’s End)

Ghostbusters adalah sebuah film action comedy. Untuk itu diperlukan seorang sutradara yang piawai dan sudah terbukti mengarahkan film dengan genre tersebut. Beberapa nama sempat saya pertimbangkan. Akhirnya saya memilih Edgar Wright yang menurut saya merupakan sutradara komedi yang cukup smart untuk periode sekarang ini.

Other Considerations: Paul Feig, Seth Gordon, McG, Judd Apatow

Peter Venkman

Image

Bradley Cooper (The Hangover, The A- Team, Silver Linings Playbook)

Dalam benak saya karakter Peter Venkman adalah seorang womanizer. Di antara para Ghostbuster lainnya, Peter adalah yang paling malas, egosentris, dan ingin cepat selesai. Metodenya cukup agresif dalam melawan para hantu. Jika rekan- rekannya sibuk menganalisa sebuah fenomena sebelum menghadapi secara langsung, Peter tidak sabar dan lebih memilih langsung turun lapangan supaya pekerjaannya cepat selesai. Dengan kata lain, dia adalah the brawn of the band.

Untuk memerankan karakter Peter Venkman yang pertama kali ada di benak saya adalah Vince Vaughn. Sorot sinar mata serta gerak geriknya mengingatkan saya pada sosok Bill Murray muda. Hanya saja dirinya kurang berkarisma. Akhirnya pilihan saya jatuh kepada kandidat terkuat berikutnya. Bradley Cooper mampu menjadi seorang playboy yang mementingkan diri sendiri dengan baik. Cooper juga memiliki tampilan pas untuk menjadi seorang anti- hero yang sarkastik. Selain itu dirinya lebih mampu menarik minat penonton wanita dan lebih menjual dibandingkan Vaughn.

Other Considerations: Vince Vaughn, Ben Stiller, Paul Rudd

Egon Spengler

Image

Jason Sudeikis (Horrible Bosses, Hall Pass, We’re The Millers)

Egon Spengler dalam benak saya adalah yang paling pintar di antara para Ghostbusters. Meskipun Ray dan Peter sama- sama memiliki gelar scientist, Egon merupakan the brain of the band. Dia yang menciptakan senjata proton pack serta ghost storage facility. Dia merupakan pribadi yang serius dan kutu buku karena memang sedari kecil sudah dibiasakan bermain dengan alat- alat laboratorium.

Untuk perang Egon, aktor yang pertama kali terlintas dalam pikiran saya adalah Ioan Gruffudd. Secara fisik dia paling mirip dengan Harold Ramis. Namun saya meragukan kemampuan komedinya. Akhirnya setelah menimbang- nimbang, saya merasa Jason Sudeikis cocok untuk memerankan Egon. Kemampuan komedinya sudah tidak perlu diragukan lagi. Dia adalah alumni Saturday Night Live. Hanya ditambah dengan kacamata yang tepat dia bisa menjelma menjadi seorang nerd.

Other Considerations: Ioan Gruffudd, Ed Helms

Ray Stantz

Image

Ray Stantz adalah the heart of the band. Dia selalu stay positive dalam segala hal. Seburuk apapun keadaannya, Ray selalu mampu bersikap tenang. Meskipun terlihat polos, namun Ray merupakan yang paling berdedikasi terhadap Ghostbusters. Terbukti dia menjual semua aset warisan orangtuanya untuk memulai bisnis berburu hantu ini.

Untuk peran Ray haruslah berbadan gempal. Di antara seluruh kandidat yang menjadi pertimbangan saya, saya merasa Seth Rogen yang paling pas. Wajahnya bisa terlihat innocent. Cocok untuk karakter Ray yang polos.

Other Considerations: Dan Fogler, Jonah Hill, Kevin Smith

Winston Zeddemore

Winston Zeddemore

Shawn Wayans (Scary Movie, Little Man, White Chicks)

Winston Zeddemore adalah soul of the band. Karena di antara rekan- rekannya dia yang paling religius. Dia juga yang paling konvensional serta mandiri. Jika di versi originalnya Winston bukanlah member original Ghostbusters, namun bergabung setelah melihat iklan lowongan kerja di sebuah koran, di versi reboot ini Winston adalah seorang ahli mekanik teman Ray yang ikut menjadi member setelah menyumbangkan mobil jenazah dari rumah duka tempat ayahnya bekerja dan menambahkannya dengan gadget penangkap hantu ciptaan Egon. Kelak mobil tersebut mendapat nama sandi Ecto-1.

Di antara para aktor yang saya pilih, pemeran Winston lah yang paling susah ditemukan. Dari beberapa nama akhirnya saya memutuskan Shawn Wayans yang paling mendekati Winston dalam gambaran saya. Selain memiliki bakat komedi yang khas, tampilannya slengeannya bisa dibuat sedemikian rupa supaya lebih konservatif. Bahkan di antara Wayans Brothers, dialah yang menurut saya memiliki muka paling alim. (heh?)

Other Considerations: Don Cheadle, Marlon Wayans, Mos Def, Orlando Jones

Janine Melnitz

Janine Melnitz

Anna Kendrick (End of Watch, Up In The Air, Twilight)

Janine Melnitz adalah pegawai Ghostbusters yang diperkerjakan sebagai “sekretaris perusahaan”. Hampir semua pekerjaan administratif dipegangnya. Mulai dari menjawab telepon, membuat catatan, menjawab email, dsb. Dalam versi ini, Janine adalah seorang wanita muda ambisius yang rela bekerja keras demi menabung untuk mengejar impiannya untuk sekolah disainer di Paris. 

Well, mungkin di antara jajaran cast hanya peran Janine yang tidak membutuhkan seorang komedian. Bagi saya karakter Janine berfungsi sebagai pemanis. Enak dilihat dan smart. Dia bisa memanfaatkan sisi kewanitaannya di antara para pria, seperti membersihkan kantor, dan lain- lain. Dan menurut saya Anna Kendrick mampu untuk memegang peranan tersebut. Selain cantik, cerdas, saya juga yakin dia mampu dengan mudah mengikuti arus komedi rekan- rekan prianya.

Other Considerations: Kat Dennings, Anna Faris

Louis Tully

Louis Tully

Jay Baruchel (The Sorcerer’s Apprentice, She’s Out Of My League, This Is The End)

Louis Tully adalah akuntan freelancer yang disewa untuk menangani pencatatan keuangan Ghostbusters. Dia sangat jenius dalam hal ilmu sosial. Bahkan memiliki banyak gelar dan sertifikat di bidang ekonomi, keuangan, pajak, audit, serta hukum. Namun sebenarnya jauh di dalam lubuk hatinya dia ingin menjadi seorang hero dan beraksi di medan pertempuran. Selama menangani keuangan Ghostbusters, Louis terlibat cinta lokasi dengan Janine.

Dari beberapa kandidat sebenarnya ada 2 nama yang menurut saya paling pas memerankan Louis Tully. Jay Baruchel dan Christopher Mintz- Plasse. Namun nama terakhir saya coret karena masih terlalu muda. Jay Baruchel lah yang akhirnya saya pilih. Sosoknya yang culun serta suaranya yang aneh menjadi nilai lebih untuk memerankan tokoh nerd yang pathetic.

Other Considerations: Christopher Mintz- Plasse, Eddie Kaye Thomas

Dan reboot ini harus menampilkan pula…………………………

Stay Pufft Marshmallow Man

dysfunctional-Stay-puft-marshmallow-man

dan juga…..

Slimer

slimer

Please give comment apabila ada jajaran fancast yang menurut anda lebih pas dibandingkan dengan yang telah saya pilih di atas tadi. (dnf)

201207070021

G.I. JOE Fancast by Daneff

GI joe

Masih mengganjal di hati saya betapa begitu hancurnya G.I. Joe: Retailiation di tangan sutradara spesialis film joged, Jon M. Chu. Jika dibandingkan dengan prekuelnya bagaikan langit dan bumi. Padahal menurut saya pribadi G.I. Joe: The Rise of Cobra bukanlah sebuah film istimewa yang benar- benar memuaskan.

Yang lebih bikin geleng- geleng kepala lagi adalah kenyataan bahwa film G.I. Joe akan dibuatkan sekuel keduanya yang lagi- lagi disutradarai oleh Jon M. Chu. WTF!

Untuk sekedar menghibur hati saya coba membuat fancast seandainya franchise yang sempat menemani saya selama masa pertumbuhan dulu itu dibuat reboot nya.

Mungkin sebenarnya latar belakang G.I. Joe versi saya ini tidak jauh berbeda dengan versi filmnya. Di sini G.I. Joe adalah sebutan untuk sebuah organisasi yang bernaung di bawah PBB. Organisasi tersebut terdiri dari beberapa member dari berbagai macam negara yang bersatu untuk melawan terorisme dengan skala global. Dan organisasi teroris yang paling kuat adalah organisasi yang bernama COBRA

Di bawah ini adalah fancast versi saya. Saya akan memberikan beberapa penjalasan karakteristik masing- masing tokoh untuk versi reboot ini. Mungkin nantinya akan ada sedikit perbedaan dengan versi franchise resminya. Harap dimaklumi. Karena memang hal itu sudah menjadi biasa di dunia film adaptasi. And after all, I’m not a G.I. Joe expert. Just a guy who grew up with the franchise.

Image

Conrad S. Hauser aka Duke (Charlie Hunnam – Green street Hooligans, Pacific Rim, Sons of Anarchy)

Duke dalam versi reboot ini adalah seorang anggota US Army Ranger yang direkrut oleh Lonzo Wilkinson. Wilkinson dulu adalah atasan Duke ketika masih tergabung dalam US Army Ranger. Dalam perjalanannya, Duke mampu membuktikan meskipun dia member baru namun bisa menunjukkan sisi kepemipinan yang akhirnya dipercaya oleh General Hawk untuk menjadi field leader untuk setiap operasi militer G.I. Joe. Spesialisasinya adalah Reconnaisance and Commando serta infantry.

Why Charlie Hunnam?

Usia karakter Duke versi saya adalah sekitar awal 30 tahun. Dia tidak harus tampan namun bisa menggabungkan antara seorang badboy dan ahli intelijen yang handal. Setelah saya melihat Hunnam di Pacific Rim saya merasa dia sangat cocok untuk peran Duke. Dan ditambah alasan lain…. Istri saya lagi demen- demennya sama Hunnam.

Image

Clayton M. Albernathy aka General Hawk (Kevin Costner – Robin Hood: Prince of Thieves, Man Of Steel, The Untouchables)

General Hawk adalah anggota G.I. Joe pertama yang direkrut. Dia merupakan pimpinan tertinggi G.I. Joe. Dia adalah seorang strategis yang handal serta memilliki banyak bintang penghargaan. Hawk melihat Duke memiliki banyak kesamaan terhadap dirinya.

Why Kevin Costner?

Pertama- tama saya memang kewalahan mencari aktor untuk peran ini. Karena di benak saya Dennis Quaid sudah sangat sempurna memerankan Hawk. Aktor yang sempat terlintas di benak saya adalah Liam Neeson. Namun sepertinya masih ada yang mengganjal, sehingga saya berusaha mencari aktor lain. Pilihan saya berikutnya adalah Mel Gibson. Lalu ketika saya menonton Man Of Steel saya menyaksikan performa aktor lawas yang telah turun pamor ini masih memiliki bakat akting yang baik serta karisma yang tidak kalah ketika berada di masa kejayaannya dulu. Akhirnya saya pilih Kevin Costner.

Image

Lonzo R. Wilkinson aka Stalker (Idris Elba – Thor, Pacific Rim, Promotheus)

Dalam versi reboot ini Stalker adalah ahli intelijen handal yang mahir menguasai berbagai macam bahasa. Selain itu dirinya menguasai ilmu bedah dan kedokteran sehingga sering berperan sebagai anggota medic di field. Stalker ditugaskan untuk merekrut anggota- anggota baru G.I. Joe

Why Idris Elba?

Well, menurut saya dia adalah seorang yang paling pas memerankan Stalker. Selain itu kemampuannya untuk merubah aksen british nya sehingga hilang di setiap perannya membuat saya yakin kalau dia pasti bisa dengan lancar saat harus berakting menggunakan berbagai macam bahasa.

Image

Dashiell R. Faireborn aka Flint (Garrett Hedlund – Tron: Legacy, Four BrothersDeath Sentence)

Dash Faireborn adalah seorang sniper terbaik yang pernah dimiliki oleh SAS. Namun dirinya merasa terpanggil untuk mengikuti open recruitment yang diadakan oleh G.I. Joe. Dia masuk seangkatan dengan Duke. Beberapa misunderstanding di awal membuat mereka menjadi sahabat di kemudian harinya. Keahliannya sebagai seorang sniper membuatnya selalu diikutsertakan dalam berbagai macam misi penting.

Why Garrett Hedlund?

Saya selalu suka dengan penampilan Hedlund di setiap filmnya. Dirinya mampu melakukan adegan aksi yang memang dibutuhkan untuk film semacam ini. Sebelum menjatuhkan pilihan ke Hedlund, nama- nama yang sempat saya pertimbangkan adalah Sean Faris dan Taylor Kitsch.

Image

Nicky Lee aka Tunnel Rat (Huang Xiaoming – Ip Man 2, The Last Tycoon, The Guillotines)

Lee adalah anggota mantan anggota People’s Liberation Army Special Operations Forces. Pasukan elit dari RRC. Dia direkrut oleh Stalker bersama dengan Duke, Flint, dan Lady Jaye. Spesialisasinya adalah sebagai ahli teknologi dan communication expert.

Why Huang Xiaoming?

First of all, saya harus mencari aktor muda asal Cina. Bukan asal sipit, asia, dan putih. Namun yang benar- benar dari Cina. Dan dari jajaran aktor baru perfilman Hong Kong, aktor ini yang menurut saya paling berbakat.

Image

Shana M. O’Hara aka Scarlett (Amber Heard – Zombieland, Never Back Down, Drive Angry)

Scarlett adalah nama panggilan Shana M. O’Hara sejak kecil, dikarenakan warna rambutnya yang merah. Kehidupan masa kecilnya sebagai anak seorang konsulat membuatnya biasa hidup berpindah- pindah dan ketika tinggal di Jepang, Shana berkenalan dengan Snake Eyes. Scarlett merupakan ahli bela diri dan satu- satunya murid dari Snake Eyes. Di antara para anggota G.I. Joe, hanya Scarlett yang pernah melihat wajah asli Snake Eyes. Selain cantik, serta ahli bela diri, Scarlett memiliki I.Q. sangat tinggi sehingga sering dipakai menjadi advisor untuk setiap field operation. Senjata andalannya adalah sebuah crossbow.

Why Amber Heard?

Awalnya saya ingin memakai aktris yang benar- benar memiliki warna rambut merah alami. Di antaranya yang sempat saya pertimbangkan adalah Emma Stone dan Bryce Dallas Howard. Namun ketika kemarin saya menonton ulang film Drive Angry saya merasa selain cantik, Amber Heard bisa menjelma menjadi seorang kick- ass chick. Rambut merah mah tinggal di cat aja.

Image

Snake Eyes (Scott Adkins – The Expendables 2, Ninja, X-Men Origins: Wolverine)

Snake Eyes atau yang biasa dipanggil dengan nama lain Silent Master adalah seorang anak yang dibesarkan oleh klan Arashikage. Nama dan wajah aslinya tidak diketahui. Latar belakang militernya pun tidak begitu diketahui (ada beberapa yang bilang sengaja dirahasiakan oleh pemerintahnya). Hanya dia merupakan mantan Special Forces yang juga memiliki gelar master dalam berbagai macam bela diri. Dia bertindak sebagai hand- to- hand- combat trainer bagi para anggota G.I. Joe. Dia juga merupakan mentor dari Scarlett yang terkadang hubungannya cenderung lebih dari sekedar mentor dan murid.

Why Scott Adkins?

Well, untuk berperan sebagai seorang Snake Eyes tidak memerlukan aktor dengan kualitas akting atau tampang yang jempolan. Karena sepanjang film akan terus memakai topeng. Yang penting jago bela diri dan mampu beradegan stunt. Dan bagi saya Scott Adkins masuk ke dalam kualifikasi.

Image

Alison R. Hart- Burnett aka Lady Jaye (Gal Gadot- Fast Five, Knight and Day, Date Night)

Alison merupakan salah satu member baru G.I. Joe. Dia ahli dalam melakukan penyamaran dan pengintaian. Dia juga memiliki bakat dalam hal interogasi. Alison juga terlibat cinta lokasi dengan Flint.

Why Gal Gadot?

Untuk peran Lady Jaye saya menginginkan seorang yang bisa membawakan karakter feminim cantik sekaligus mematikan. Dia juga harus cukup meyakinkan untuk beradegan laga. Beberapa nama sempat terlintas di benak saya. Seperti Yuliya Snigir, Camilla Belle, Jaimie Alexander, Sarah Butler, serta Kristen Connolly. Namun setelah saya coba bandingkan lagi ternyata Gal Gadot lah yang paling mendekati sosok Lady Jaye dalam bayangan saya.

Image

Craig S. McConnel aka Rock ‘n Roll (Joel Edgerton – Warrior, The Great Gatsby, Zero Dark Thirty)

Dalam versi reboot ini, McConnel adalah mantan anggota Delta Force. Dikarenakan bakat survival nya cukup tinggi, maka dia didapuk menjadi seorang ahli infrantry G.I. Joe. Selain itu, orang yang memiliki bakat nyentrik dan gemar cerutu ini adalah sahabat Gung Ho.

Why Joel Edgerton?

Awalnya saya meng-cast Joel Edgerton untuk peran Duke sebelum saya akhirnya berfikir bahwa dirinya terlalu tua. Tapi saya tetap merasa dirinya harus berperan di G.I. Joe karena entah kenapa saya berfikir dia sangat pas untuk franchise ini. Akhirnya saya memikirkan beberapa peran yang pas untuk Edgerton dan terpilihlah karakter Rock ‘n Roll.

Image

Marvin F. Hinton aka Roadblock (Terry Crews – The Expendables, Street Kings, Terminator Salvation)

Roadblock dalam versi reboot ini untuk menimbulkan karakter lucu khas Afro American. Hinton adalah seorang anggota gank asal Brooklyn yang akhirnya memutuskan untuk bergabung ke dalam US Army. Di samping ahli memasak (dibuktikan beberapa kali ikut menjadi chef tamu di acara memasak dan berhasil menjual buku masakan best seller karangannya, Hinton juga ahli dalam bidang senjata api dan persenjataan artileri berat.

Why Terry Crews?

Secara postur memang sangat pas memerankan Roadblock. Ditambah saya menginginkan Roadblock untuk bisa berperan sangar, bengis, sekaligus menimbulkan efek komedi. Terry Crews memiliki bakat dalam hal itu semua.

Image

Ettienne R. LaFitte aka Gung- Ho (Steve Austin – The Expendables, The Condemned, The Longest Yard)

Di balik posturnya yang tinggi besar sekaligus sangar, LaFitte adalah seorang yang berhati lembut sekaligus romantis. Dirinya sangat menggemari literatur sastra serta lagu- lagu mellow. Namun bukan karena itu dia direkrut oleh G.I. Joe. Dirinya merupakan ahli bahan peledak sekaligus ahli persenjataan terbaik yang pernah dimiliki Pasukan Khusus Prancis, BFST.

Why Steve Austin?

Di dalam benak saya tidak adalagi aktor yang pas untuk memerankan Gung- Ho. Dari postur Steve Austin sudah mendekati bentuk Gung- Ho seperti yang saya mau.

Image

Kimi Arashikage aka Jinx (Chiaki Kuriyama – Kill Bill Vol. 1, Battle Royale, Azumi 2: Death or Love)

Jinx dalam versi reboot ini bukanlah anggota G.I. Joe. Dia adalah seorang pembunuh bayaran wanita yang kerap mendapatkan contract job untuk menghabisi pejabat pemerintah, teroris, jenderal militer, serta individu- individu yang sulit dibunuh. Sebuah contract mengharuskannya membunuh petinggi- petinggi G.I. Joe, di antaranya Duke dan General Hawk. Namun ketika melancarkan aksinya, Jinx mendapatkan perlawanan dari Snake Eyes yang ternyata adalah kakak seperguruannya. Ternyata baru diketahui Jinx adalah adik sepupu Storm Shadow. Akhirnya dengan alasan ingin membawa pulang Storm Shadow, Jinx rela bekerja sama dengan G.I. Joe.

Why Chiaki Kuriyama?

Untuk peran Jinx saya menginginkan seorang aktris Jepang berusia di bawah 35 tahun. Dari beberapa nama yang saya dapatkan, saya cukup tertarik dengan Chiaki Kuriyama yang memang sudah terbukti sering bermain dalam film action, termasuk menjadi lawan Uma Thurman di dwilogi Kill Bill.

Shipwreck

Hector X. Delgado aka Shipwreck (Edgar Ramirez – Domino, Wrath of The Titans, The Bourne Ultimatum)

Shipwreck adalah komandan pasukan angkatan laut G.I. Joe. Dia mantan satuan  pasukan khusus Mexico dan sangat mencintai laut. Di reboot ini dia hanya tampil cameo ketika G.I. Joe harus berperang dengan Cobra di laut.

Why Edgar Ramirez?

I need a latino actor with strong personality. Dia hanya akan tampil sekilas di beberapa scene namun tetap dapat mencuri perhatian. Saya rasa Edgar Ramirez mampu menjalankan tugas tersebut. Selain itu dia sudah sering memerankan karakter keras di film- film sebelumnya.

BeachHead

Wayne R. Sneeden aka Beach-Head (Cam Gigandet – The Roommate, Never Back Down, Twilight)

Sneeden adalah anggota G.I. Joe yang bertugas untuk melatih mental serta fisik anggota- anggota baru. Terkadang metodenya yang cenderung kasar sering mendapat teguran dari rekan- rekannya. Namun menurut dia seseorang tidak boleh pasrah dengan kelemahannya. Hal ini dikaranekan masa kecilnya yang selalu di-bully teman- temannya karena dirinya tumbuh di keluarga miskin.

Why Cam Gigandet?

Secara fisik Cam Gigandet mampu menjadi seorang yang tough sekaligus mampu beradegan laga. Saya tertarik dengannya semenjak melihat aksinya di Never Back Down. Gigandet juga mampu berakting menyebalkan. Satu hal yang saya perlu untuk karakter seorang trainer.

Cover Girl

Courtney A. Krieger aka Cover Girl (Elisha Cuthbert – The Girl Next Door, 24, House of Wax)

Di reboot ini Krieger adalah mantan model profesional yang banting setir menjadi seorang tentara. Meskipun awalnya selalu mendapatkan cemooh karena wajah cantiknya, Krieger berhasil membuktikan kalau dia juga mampu menyaingi rekan- rekan tentaranya yang laki- laki. Lalu ketika G.I. Joe membuka recruitment, Krieger mendaftar. Keahliannya adalah dalam hal air combat.

Why Elisha Cuthbert?

Yang pasti untuk peran Cover Girl saya membutuhkan wanita cantik yang blonde. Entah kenapa pikiran pertama saya adalah Elisha Cuthbert.

Image

Lawrence J. Flagg aka General Flagg (Harrison Ford – Raiders of The Lost Ark, Star Wars Episode IV: A New Hope, Air Force One)

Dalam versi saya, General Flagg adalah jenderal Angkatan Bersenjata Inggris yang kemudian menjabat di badan dewan keamanan PBB. Dia pula yang mencetuskan tentang persekutuan militer bernama Delta Squad yang nantinya berubah nama menjadi G.I. Joe. Sekarang dia menikmati masa pensiun di vilanya di pinggiran kota London. Di reboot ini ceritanya General Flagg hanya akan tampil cameo.

Why Harrison Ford?

Untuk memerankan seorang “legenda” G.I. Joe dibutuhkan aktor watak yang memiliki karisma tersendiri. Harrison Ford sudah membuktikannya di berbagai filmnya, termasuk Air Force One.

Image

General Joseph Colton aka G.I. Joe (Sam Elliott – Tombstone, Hulk, Ghost Rider)

Joe Colton adalah salah satu rekan General Flagg saat menjabat di Dewan Keamanan PBB. Colton merupakan salah satu lulusan terbaik di angkatannya ketika mendaftar di akademi militer USA. Joe Colton mendapatkan julukan G.I. Joe. Julukan yang nantinya menjadi nama organsasi militer yang dibentuk sahabatnya tersebut. Colton mendapatkan penghargaan untuk memegang pimpinan tertinggi G.I. Joe ketika General Flagg pensiun. Namun sebuah operasi yang dilancarkan Cobra membuatnya terbunuh dan digantikan oleh General Hawk. Yes, di reboot versi saya, Joe Colton hanya tampil cameo.

Why Sam Elliott?

Sam Elliott memiliki beberapa elemen untuk menjadi seorang jenderal militer yang memiliki jam terbang sangat banyak di medan perang. Sebenarnya Sam Elliott bukanlah pilihan pertama saya. Nama- nama lainnya yang sempat saya pertimbangkan adalah William Hurt, Jeff Bridges, dan Scott Glenn

Image

Cobra Commander (Mads Mikkelsen – Casino Royale, The Three Musketeers, Clash of The Titans)

Kalau di komik Cobra Commander adalah seorang salesman asal Amerika yang kehilangan keluarganya akibat sebuah kecelakaan mobil yang melibatkan keluarga dari Snake Eyes. Di sini saya lebih membayangkan Cobra Commander adalah seorang salesman asal sebuah negara fiktif Eropa Timur yang kehilangan keluarganya akibat sebuah percobaan nuklir. Akhirnya dengan beberapa keluarga korban, calon Cobra Commander ini membentuk sebuah organisasi militer anti pemerintah yang akan melakukan kudeta terhadap negaranya tersebut. Setelah perang saudara yang berlangsung 10 tahun, organisasi yang akhirnya dinamakan Cobra tersebut akhirnya berhasil merebut tampuk kepemimpinan negaranya dan menjadikan Cobra Commander pemimpin tunggal negara tersebut sebelum akhirnya digulingkan oleh G.I. Joe. Dengan rekan- rekannya yang masih tersisa, Cobra Commander akhirnya membangun lagi Cobra Organization dan menyatakan G.I. Joe serta PBB menjadi musuh utamanya.

Why Mads Mikkelsen?

Dia adalah salah satu aktor spesialis antagonis favorit saya. Mikkelsen bisa menggambarkan sosok gila kekuasaan dengan baik. Belum lagi ekspresinya yang dingin serta suaranya yang menggambarkan kebengisannya. Meskipun nantinya 95% penampilan Cobra Commander menggunakan topeng, namun saya yakin Mikkelsen bisa membawakan peran ini dengan sempurna.

Destro2

James McCullen Destro XXIV aka Destro (Colin Farrell – SWAT, Daredevil, Miami Vice)

James McCullen adalah seorang industrialis. Korporasi miliknya, MARS Inc. merupakan produsen hampir 50% barang kebutuhan sehari- hari yang dipakai di seluruh bumi. Ternyata bukan hanya bermain di automotif, elektronik, medis, media, dan real estate saja, MARS Inc. juga bermain di industri persenjataan berat. Salah satu klien terbesarnya adalah Cobra Organization. Lambat laun hubungannya dengan Cobra Commander menjadi dekat dan dirinya diangkat menjadi salah satu dewan tertinggi Cobra. Dan dia dipercaya untuk menangani bisnis yang dimiliki Cobra. Yup, dalam versi ini, Cobra memiliki bisnis- bisnis yang terkadang halal untuk menjadi front sumber dana operasi mereka. Dia membuktikan dirinya menjadi aset setia Cobra, meskipun kesetiannya hanya kepada uang dan kekuasaan, dan juga kepada Baroness.

Why Colin Farrell?

Awalnya saya menginginkan aktor asli Skotlandia untuk memerankan Destro. Karena memang karakter tersebut merupakan keturunan bangsawan Skotlandia. Dan nama Dougray Scott yang pertama kali saya pertimbangkan. Namun saya masih belum 100% cocok, hingga saya teringat sosok Colin Farrell yang bisa menjadi Destro dengan sempurna. Untuk aksen Scottish saya rasa dia bisa menggunakannya dengan mudah, mengingat dia pernah merubah total aksennya di The Way Back.

The Baroness2

Anastasia Cisarovna aka Baroness (Yuliya Snigir – A Good Day To Die Hard, Obitaemyy Ostrov, Dolina Roz)

Anastasia Cisarovna adalah seorang agen KGB dengan callsign baronɛ́ssa. Dia mendapat tugas untuk menyusup ke tubuh Cobra Organization. Karirnya di Cobra sangat cepat sehingga dia menjadi salah satu orang kepercayaan Cobra Commander. Namun lambat laun Anastasia malah jadi membelot ke Cobra. Dia menghianati KGB dengan memberitahu semua agen yang menangani kasus Cobra Organization. Hingga akhirnya semua agen tersebut dibunuh. Hal ini membuatnya makin dipercaya Cobra Commander dan juga makin dicintai Destro.

Why Yuliya Snigir?

First of all, my Baroness should be a Russian. Saya pun akhirnya memilih beberapa aktris Rusia. Di antaranya Olga Kurylenko dan Khodchenkova Svetlana. Namun akhirnya pilihan saya jatuh kepada Snigir. Karena dia bisa tampil innocent namun dalam sedetik dia bisa berubah menjadi lethal.

Major Bludd

Sebastian Bludd aka Major Bludd (Jason Clarke – Lawless, White House Down, Zero Dark Thirty)

Major Bludd adalah call-sign untuk seorang pembunuh bayaran terbaik di dunia. Dia adalah mantan mayor di pasukan khusus Australia. Dia merupakan salah satu assassin yang sering disewa oleh Cobra. Ketika suatu saat dia tidak bisa menjalankan tugas dari Cobra untuk membunuh petinggi G.I. Joe, dia menawarkan Cobra assassin lain untuk menggantikannya. Assassin tersebut memiliki call sign Jinx. Ketika ketahuan Jinx akhirnya membelot membela G.I. Joe, Major Bludd terpaksa harus turun tangan membunuh Jinx.

Why Jason Clarke?

Semua orang tahu Major Bludd adalah orang Australia, sehingga saya pun fokus mencari aktor Australia. Beberapa nama sempat saya pertimbangkan di antaranya adalah Eric Bana dan Russell Crowe. Crowe pilihan pertama saya. Namun sepertinya dia terlalu mencolok untuk bukan menjadi seorang villain utama.

Image

Thomas Arashikage aka Strom Shadow (Louis Ozawa Changchien – Predators, The Bourne Legacy, Fair Game)

Versi reboot ini lebih mendekati versi aslinya (mungkin). Thomas adalah saudara seperguruan Snake Eyes ketika kecil. Ketika kecil gurunya ditemukan tewas di kamar tidurnya. Ketika ditemukan, sang guru terbujur kaku dengan sebuah panah racun menancap di lehernya. Anak panah tersebut berasal dari anak panah kesayangan Thomas. Otomatis Thomas dituduh sebagai pembunuh. Demi membersihkan nama baiknya, Thomas kemudian mencari sang pembunuh yang akhirnya membawanya menjadi pengawal pribadi Cobra Commander.

Why Louis Ozawa Changchien?

Pertama kali saya melihat sosok Changchien di film Predators pikiran saya langsung tertuju kepada sosok Storm Shadow. Entah kenapa. Jadi ketika saya iseng- iseng membuat fancast ini, otomatis nama dia sudah langsung masuk ke jajaran pemeran sebagai The White Ninja. Untuk urusan martial arts saya gak ngerti deh dia punya skill atau gak. Yang penting sebelum mulai tahap syuting tinggal ada pelatihan intensif beberapa bulan saja.

Image

Firefly (Matthew Fox – Alex Cross, Speed Racer, Vantage Point)

Firefly adalah seorang agen Cobra yang menguasai bahan peledak. Selain itu dia selalu menjadi field leader untuk operasi- operasi militer yang dijalankan oleh Cobra. Identitas aslinya tidak diketahui. Bahkan Cobra Commander pun tidak tahu wajah asli sang Faceless Master ini.

Why Matthew Fox?

Untuk peran Firefly ini saya butuh sosok yang tidak terlalu besar namun cukup gahar. Dan dikarenakan sepanjang film tidak sekalipun Firefly akan membuka topengnya, maka saya membutuhkan aktor yang memiliki pandangan mata yang tajam sekaligus memancarkan aura kekejamannya. Dan semua itu ada di Matthew Fox.

Image

Scrap-Iron (James Badge Dale – World War Z, Iron Man 3, The Lone Ranger)

Scrap-Iron adalah agen Cobra yang menguasai persenjataan. Terutama senjata hasil eksperimen Dr. Mindbender. Sama halnya dengan kebanyakan agen Cobra, identitas aslinya tidak diketahui.

Why James Badge Dale?

Saya percaya Dale adalah seorang rising star paska membintangi film- film besar tahun ini. Selain itu peran- peran yang dibawakannya selalu setipe. Keras dan macho. Jadi saya rasa dia cocok untuk menjadi salah satu agen Cobra.

Image

Tomax and Xamot (Alexander Skarsgaard- Battleship, Straw Dogs, Melancholia)

Di versi reboot ini Tomax dan Xamot adalah kembar identik yang berasal dari Eropa Timur. Mereka saling memiliki mirror image. Di mana poni Tomax di sebelah kanan, Xamot di sebelah kiri. Selain itu Tomax memiliki codet di wajah bagian kanan, sementara Xamot memiliki codet di wajah bagian kiri. Tomax dan Xamot adalah ahli strategi perang. Mereka berdua dipercayai untuk menjadi komandan untuk Crimson Guard, pasukan elit pengawal petinggi- petinggi Cobra.

Why Alexander Skarsgaard?

Sebenarnya idealnya karakter Tomax- Xamot diperankan oleh aktor kembar. Namun saya merasa kesulitan mencari aktor kembar yang benar- benar pas. Akhirnya saya jatuhkan kepada pilihan pertama saya, Alexander Skarsgaard. Untuk masalah menciptakan efek kembar bisa dengan bantuan CGI.

Image

Zartan (Mark Strong – Green Lantern, Sherlock Holmes, Kick- Ass)

Dalam versi aslinya Zartan adalah anggota Cobra yang sekaligus pimpinan gang motor Dreadnocks. Saya sengaja tidak memasukan unsur Dreadnocks untuk reboot ini. Karena menurut saya sangat janggal orang yang sudah memiliki kedudukan cukup tinggi di sebuah organisasi teroris internasional namun masih sibuk dengan geng motornya. Dia memiliki kemampuan menyamar tingkat tinggi.

Why Mark Strong?

Dalam benak saya Zartan haruslah diperankan oleh aktor watak mediocre. Beberapa pilihan saya jatuh ke aktor- aktor seperti Patrick Wilson, Nicolas Coster- Waldau, dan Robert Knepper. Akhirnya pilihan saya jatuh kepada salah satu aktor favorit saya yang sangat baik memerankan karakte villain, Mark Strong.

Dr Mindbender

Dr. Mindbender (Jacky Earle Haley – Nightmare on Elm Street, Dark Shadows, Watchmen)

Dr. Mindbender adalah seorang scientist yang akibat kegagalan percobaannya mengakibatkan tewasnya relawan- relawan yang dijadikan kelinci percobaannya. Semenjak saat itu title nya sebagai seorang ilmuwan terpandang dan noble yang dimilikinya ditarik kembali. Di tengah keputusasaannya dia didekati Cobra Commander untuk bekerja di bawah Cobra Organization. Dr. Mindbender ahli dalam kloning dan bio chemical.

Why Jacky Earle Haley?

Untuk memerankan seorang ilmuwan gila harus ditangani oleh seorang aktor yang bisa “gila”. Maka itu saya pilih Jacky Earle Haley. Selain itu secara face sudah cukup mirip.

Image

Mungkin list karakter di atas bisa jadi terlalu sedikit, bisa jadi terlalu banyak. Saya membayangkan ini adalah sebuah trilogi yang memiliki sebuah kontinuitas yang menyebabkan tidak bisa hanya disaksikan satu film tanpa menyaksikan film yang lainnya, sama halnya dengan The Lord Of The Rings. Dan dikarenakan karakter universe G.I. Joe begitu banyak jadi saya hanya memilih beberapa saja untuk dimasukkan ke reboot fancast ini. Itupun dengan catatan ada beberapa karakter yang mati di pertengahan cerita sehingga tidak menumpuk terlalu banyak.

Please give comment jika ada aktor atau aktris lain yang kira- kira menurut pembaca lebih pas untuk karakter- karakter yang telah saya sebutkan di atas. (dnf)